Candi di Mijen Satu-satunya yang Ditemukan Utuh di Kota Semarang

Ufi Saraswati Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Ufi Saraswati
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

 

METROSEMARANG.COM – Penemuan candi di Mijen beberapa waktu lalu merupakan penemuan penting. Pasalnya, di daerah Kota Semarang bagian utara belum pernah ditemukan candi secara utuh. Candi yang ditemukan di Mijen ini berpotensi sebagai candi yang utuh.

Menurut Ketua Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Agustijanto Indrajaya, candi utuh ini akan sangat berpotensi untuk pengembangan sejarah di Kota Semarang.

Sementara itu, akademisi dari Unnes, Ufi Saraswati mengatakan, bentuk utuh dari candi yang ditemukan di Mijen bisa menjadi babak baru dalam sejarah Kota Semarang.

“Kebanyakan sejarawan berkonsentrasi pada candi di daeah Kedu, seperti Borobudur, Prambanan dan lain-lain. Namun dengan temuan candi di Mijen ini, akan menjadi pembahasan baru di Jawa bagian utara,” paparnya, Kamis (8/10).

Terkait bahan baku candi yang berupa bata, Ufi mengatakan bahwa itu bukan merupakan ukuran usia candi, melainkan hanya kemudahan untuk menemukan bahan baku. “Tetapi untuk bentuk bangunannya yang terbilang lebih sederhana dibanding candi lain di daerah selatan, mungkin inilah yang dinamakan proses pembelajaran. Dari bentuk sederhana ke bentuk yang lebih rumit,” kata dia.

Sementara, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi mengatakan, penemuan candi di Kecamatan Mijen menandakan bahwa Semarang sangat berpotensi sebagai kota wisata. Ini menegaskan bahwa selain peninggalan Belanda di Kota Semarang juga pernah terukir sejarah besar pada masa Hindu-Budha di Semarang.

Dewan siap mengalokasikan dana yang bersumber pada APBD untuk pengembangan dan penelitian lebih lanjut mengenai candi tersebut. “Kami siap mengalokasikan dana untuk temuan candi itu. Setidaknya temuan candi membuka tabir bahwa Kota Semarang sangat berpotensi sebagai kota wisata. Semarang punya Gua Kreo, Desa Kandri, Pantai dan lain-lain yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata,” kata dia.

Ditambah temuan berupa candi di Mijen tentunya menambah destinasi wisata yang ada di Kota Lumpia. Dia berharap, dinas terkait dan tim dari cagar budaya mampu mengamankan situs bernilai sejarah tinggi tersebut. (ade)

You might also like

Comments are closed.