Car Free Day Perlu Dievaluasi

Car Free Day belum efektif membangkitkan kesadaran masyarakat untuk ramah lingkungan. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Car Free Day belum efektif membangkitkan kesadaran masyarakat untuk ramah lingkungan. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Car Free Day (CFD) Semarang sudah berjalan selama lima tahun. Namun tujuan utama CFD, yaitu mengajak masyarakat untuk berkendaraan ramah lingkungan rupanya belum tampak.

Terlebih lagi, banyak di antara perusahaan menggunakan moment CFD untuk melakukan promosi. Mereka  dengan seenaknya menggunakan mobil yang diparkir dan sound system keras di area CFD.

“Tujuan awal CFD adalah mendorong warga Semarang untuk lebih efesien menggunakan kendaraan,” kata Pakar Transportasi dari Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, Minggu (24/5).

Selain itu, pertumbuhan kendaraan yang ramah lingkungan di Semarang juga sangat lambat. Bus Rapid Transit (BRT) yang digadang-gadang menjadi trnasportasi andalan pun sangat lambat perkembangannya.

Djoko pun meminta pemerintah kota melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan CFD. Pemkot juga harus tegas menerapkan aturan dalam moment setiap akhir pekan tersebut. (ade)

You might also like

Comments are closed.