Cara Praktis Merawat Mukena agar Tetap Awet

Ilustrasi
Ilustrasi

LEBARAN telah usai, dan saatnya kembali ke rutinitas semula. Namun, beribadah jangan usai ya…. Jika Anda muslim, jangan lupa kualitas salat lima waktu ditingkatkan. Dan harus diingat pula, mukena harus selalu bersih. Bagaimana mencuci dan merawat mukena? Perhatikan tips berikut ini.

Bagian Kepala Mukena

Gantunglah dengan hanger. Sebab Pada bagian ini cenderung lembab karena terkena basaan air bekas wudhu. Dengan digantung mukena akan tetap tetap kering dan jamur tidak akan muncul.

Hindari penggunaan mesin cuci

Cucilah manual atau menggunakan tangan. Penggunaan mesin cuci akan merusak kualitas kain mukena. Anda cukup merendam mukena dalam air hangat yang sudah dicampurkan detergen. Hal ini untuk menghindari noda luntur pakaian lain. Jika mukena berwarna dominan putih, Anda dapat menambahkan pemutih.

Jangan Jemur Mukena di Bawah Sinar Matahari

setelah dipakai sebaiknya diangin-anginkan saja. Karena penjemuran langsung dibawah sinar matahari membuat warna dan motif memudar.

Jangan Diremas

Untuk mukena yang memiliki bordir dan payet, hindari memeras mukena setelah proses pencucian. Mukena bisa langsung dijemur dengan diangin – anginkan.

Setrika Mukena dengan Suhu Sedang

Menyetrika mukena sebaiknya mengunakan suhu yang sedang tidak terlalu panas. Hal ini untuk mencegah agar mukena tidak mudah rapuh.

Simpan di Tempat yang Kering

Setelah semua proses diatas selesai, simpanlah di tempat yang kering dan melipatnya dengan posisi yang rapi. Selamat Mencoba! (die)

You might also like

Comments are closed.