Cegah Kecelakaan Mudik, KNKT: Istirahat Sopir Bus Harus Diperpanjang

SEMARANG – Komite Nasional Keselamatan Transportasi mengimbau pemerintah daerah untuk memperpanjang jatah istirahat bagi sopir bus yang beroperasi selama Bulan Ramadan 1439 Hijriyah nanti. Pasalnya, dengan rentang waktu istirahat yang memadai mampu menekan angka kecelakaan di jalan raya.

KNKT

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat meninjau pabrik karoseri. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

“Setahun terakhir angka kecelakaan bus masih memprihatinkan. Ketika kecelakaan di jalur udara dan kereta api sudah jauh berkurang. Tapi kejadian di laut dan darat semakin naik. Memang hap itu tidak bisa dihindarkan, makanya kami mengimbau pemerintah memberikankan kelonggaran istirahat pengemudi bus lebih lama lagi,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, Jumat (4/5).

Ia mengaku pola kerja sopir bus selama ini sudah diluar batas kewajaran. Sebab, ia kerap menemukan seorang sopir jarang mendapat waktu istirahat memadai setelah menempuh perjalanan jauh.

Seorang sopir bus, kata Soerjanto, terkadang hanya mendapat waktu istirahat sejam untuk kemudian mengemudikan bus antar kota maupun antar provinsi. “Ada yang sampai Jakarta, istirahat tiga jam langsung balik (kerja) lagi,” terangnya.

Menurutnya pemberian waktu istirahat yang cukup seharusnya dibarengi dengan fasilitas rest area yang layak. Ia mencontohkan tempat-tempat wisata macam Candi Borobudur, Prambanan maupun kawasan agrowisata Bandungan di Ungaran harus bisa menyediakan tempat istirahat sopir bus.

Ia bilang jangan sampai sopir tidur di lokasi tidak layak seperti di bagasi bus. “Dengan begitu, kualitas istirahatnya dapat diperbaiki. Hanya di Medan terdpaat beberapa fasilitas peristirahatan sopir yang memadai,” tuturnya.

Ia menuturkan idealnya seorang sopir bus mendapat jatah istirahat selama 6-8 jam agar tubuhnya bugar kembali ketika bekerja lagi. “Permintaan serupa juga kami layangkan berulang kali kepada Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, para gubernur dan wali kota seluruh Indonesia. Harapan kita ya biar sopir bus itu fisiknya fresh dan terhindar dari kecelakaan,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.