Cegah Perekrutan ISIS, Kantor Imigrasi Semarang Perketat Penerbitan Paspor

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Semakin maraknya perekrutan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di beberapa kota di Indonesia akhir-akhir ini, membuat Kantor Imigrasi kelas 1 Semarang lebih memperketat pembuatan paspor terutama dengan tujuan Timur Tengah.

Aturan tersebut dikelurakan sesuai dengan surat edaran dari Kantor Imigrasi pusat agar setiap pembuatan paspor lebih waspada.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Semarang, Abdul Gafur mengatakan jika saat ini proses pembuatan paspor masih sesuai dengan mekanise yang sebagai mana mestinya. Namun, dia mengiyakan, sejak surat edaran dari kantor pusat untuk mempeketat pembuatan paspor dia lebih memperketat proses wawancara.

“Sejak surat edaran turun, kami lebih memperketat proses wawancara terutama kelengkapan berkas sang pembuat paspor apalagi dengan tujuan Timur Tengah,” katanya, Senin (6/4).

Kendati belum ada kasus ISIS yang melibatkan warga Semarang, dirinya mengaku tetap waspada dan harus selektif. “Sebagian besar pembuatan paspor ke Timur Tengah adalah untuk umroh dan studi. Kami juga harus selektif dengan rekomendasi dari agen travel umroh. Sampai saat ini belum ditemui pembuatan paspor untuk tujuan mencurigakan,” ungkapnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.