Cegah Terorisme, Pemkot Koordinasi dengan TNI dan Polri

METROSEMARANG.COM – Upaya preventif atau pencegahan terjadinya aksi terorisme di wilayah Kota Semarang dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Hal itu dilakukan dengan menjalin koordinasi bersama pihak Polrestabes Semarang dan Kodim 0733 Semarang.

Pasukan Banteng Raider melakukan simulasi pembebasan sandera di kawasan Tugu Muda, beberapa waktu lalu. Pemkot Semarang akan bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk mencegah terorisme. Foto: metrosemarang.com/dok

Wali Kota Hendrar Prihadi menuturkan, sesuai arahan dari Kapolda Jawa Tengah, persoalan terorisme di Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang sebagai Ibu Kota Jateng harus diwaspadai. Beberapa kali telah ditemukan upaya-upaya mengganggu stabilitas keamanan warga Semarang dengan berbagai upaya, baik teror maupun mengubah ideologi bangsa.

”Upaya kongkrit melibatkan pihak TNI dan Kepolisian pun saat ini sudah dikoordinasikan, untuk merumuskan langkah-langkah strategis upaya pembinaan terhadap kelompok-kelompok radikal,” terangnya.

Wali kota yang akrab disapa Hendi ini menargetkan, pada bulan Oktober mendatang diharapkan sudah dilaksanakan program pembinaan tersebut.

Selain itu, dia juga menjelaskan pihaknya sudah sering di setiap kesempatan mengingatkan kepada perangkat RT dan RW, agar mengetahui secara pasti warga pendatang di wilayah masing-masing. Khususnya untuk wilayah pemukiman yang banyak terdapat rumah kos.

”Kami minta agar kalau perlu diadakan operasi rutin menggajak perangkat kelurahan dan Polsek setempat. Agar tidak kos-kosan atau rumah kontrakan yang dijadikan tempat pelaku terorisme,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.