Celah Kemenangan Mahesa Jenar

Persaingan Ketat Liga 1

Hingga pekan ke-24, PSIS Semarang yang menghuni peringkat 16 atau batas akhir zona degradasi dengan perolehan 27 poin, hanya selisih 10 poin dengan Bali United di posisi kelima

PSIS Semarang telah mengincar kemenangan pada pertandingan melawan Barito Putera pada matchday 25 Liga 1, yang dijadwalkan akan berlangsung akhir pekan ini. Kondisi tim lawan yang sedang merosot bakal menjadi peluang bagus bagi armada Jafri Sastri untuk mendulang poin.

Laga pada Sabtu, 13 Oktober 2018 di Stadion Moch Soebroto Magelang itu diprediksi bakal menjadi momentum pelampiasan Hari Nur Yulianto dkk. Pasalnya, pekan lalu mereka gagal meraih poin penuh saat dijamu Persela Lamongan. Terlebih saat ini PSIS terus menunjukkan tren positif sejak dibesut Jafri Sastra dalam empat laga terakhir.

Kick off laga PSIS kontra Barito Putera akan dimulai pukul 15.30. Adapun tiket tribun timur dibanderol Rp 55 ribu, selatan Rp 45 ribu dan barat Rp 75 ribu

PSIS membukukan dua kemenangan, satu kali seri dan satu kekalahan. Satu-satunya hasil minor didapat kala takluk 0-1 dari Persija Jakarta di pekan ke-22. Sedangkan kubu Barito Putera sebaliknya.

Skuad arahan Jacksen F Tiago ini sedang mengalami periode sulit setelah sempat tampil menjanjikan di awal musim. Syamsul Arif dkk hanya mencatat satu kemenangan dalam 10 laga terakhir. Selebihnya tim asal Banjarmasin tersebut membukukan tujuh hasil imbang dan dua kekalahan.

psis semarang
Ibrahim Conteh menjadi motor lini tengah Mahesa Jenar untuk menggedor pertahanan Barito Putera. Foto: metrojateng.com/tri wuryono

Sejak mengalahkan Persebaya 3-2 di pekan ke-20, mereka belum merasakan kemenangan lagi dalam empat laga berikutnya. Termasuk bermain imbang 3-3 saat menjamu tim juru kunci PSMS Medan di pekan ke-24, momen yang membuat mereka terlempar dari papan atas.

Kendati begitu, PSIS tak tak bisa begitu saja meremehkan Barito Putera. Kekalahan pada pertemuan pertama di kandang Barito Putera bisa menjadi peringatan buat Mahesa Jenar. Saat itu gol Ibrahim Conteh tak mampu menyelamatkan PSIS dari kekalahan 1-4.

Fakta Barito Putera dan PSIS

– Barito Putera telah menorehkan 9 kali hasil seri hingga pekan ke-2

– Barito Putera mengemas 15 gol dari kandang lawan, dua kali gagal mencetak gol dalam 11 laga tandang

– Gawang Barito Putera sudah kebobolan 23 gol dalam 11 laga di luar kandang atau 2,09 gol per pertandingan

– Kemenangan terakhir Barito Putera di kandang lawan terjadi di pekan ke-14 saat mengalahkan tuan rumah Mitra Kukar dengan skor 4-3

– Rekor tandang Barito Putera W3 D2 L6

– Marcel Sacramento (11 gol), Douglas Packer (10 gol) dan Syamsul Arif (10 gol) adalah tiga pemain Barito Putera yang sudah mencetak dua digit gol

– PSIS gagal menorehkan clean sheet dalam tiga laga kandang terakhir dan kebobolan lima gol

– Rekor kandang PSIS W6 D3 L3

Persaingan Ketat

Liga 1 2018 telah memasuki sepertiga akhir kompetisi. PSIS bergelut persaingan Liga 1 musim ini. Sapu bersih lima laga kandang jadi target realistis Tim Kota Lunpia demi bertahan di kompetisi elite. Masih ada 10 pertandingan harus dilakoni dengan 30 poin maksimal yang bisa diraup masing-masing tim.

Ketatnya persaingan Liga 1 ini dapat dilihat dari rapatnya perolehan poin dari 18 kontestan. Hal itu juga mengindikasikan level permainan yang cukup berimbang. Prediksi masih sulit ditentukan. Tim-tim yang saat ini berada di 10 besar juga masih belum benar-benar aman.

Hingga pekan ke-24, PSIS Semarang yang menghuni peringkat 16 atau batas akhir zona degradasi dengan perolehan 27 poin. Perolehan itu hanya selisih 10 poin dengan Bali United di posisi kelima. Hari Nur Yulianto dkk hanya tertinggal lima poin dari Persela Lamongan di peringkat 10.

Saat ini PSIS menghuni peringkat 16 dengan perolehan 27 poin. PSIS berpeluang menggusur PS Tira di peringkat 15 dengan torehan 28 poin maupun Mitra Kukar dan Persebaya yang mengemas 29 poin.

General Manager PSIS, Wahyu “Liluk” Winarto memperkirakan 10 pekan terakhir ini menjadi “pertempuran habis-habisan” tiap kontestan, termasuk PSIS. Lima laga di antaranya bakal dilakoni skuad Mahesa Jenar di kandang sendiri. Dimulai dengan menjamu Barito Putera, Sabtu, 13 Oktober 2018.

“Kami tidak bisa memprediksi berapa poin lagi agar benar-benar aman karena bergantung juga dengan hasil tim lain. Tapi setidaknya kami harus bisa menyapu bersih kemenangan di kandang dan satu kemenangan tandang,” ungkap Liluk.

Jika mampu mengamankan lima laga kandang, PSIS bakal mendapat tambahan 15 poin, sehingga total poin yang dipunya menjadi 42. Namun target tersebut tak akan mudah dicapai, mengingat lawan-lawan yang dihadapi bukan tim kacangan.

 

Lawan Berat

Setelah Barito Putera, Mahesa Jenar akan menjamu Sriwijaya FC, Arema FC, Persib Bandung dan Persipura. “Ini menjadi tantangan bagi kami dan pemain juga paham dengan situasi yang dihadapi. Mereka terus menunjukkan progress yang bagus bersama coach Jafri Sastra,” kata Liluk.

Menurut mantan Ketua Panpel PSIS ini, pemainnya tetap relaks meski tekanan bakal semakin berat. “Kami harus bisa fokus dan menikmati setiap pertandingan,” tandasnya.

Sementara, jelang laga kontra Barito Putera, Jafri Sastra meminta anak buahnya tak silau dengan posisi lawan yang saat ini menghuni peringkat keenam dengan torehan 36 poin. Menurutnya itu justru bisa jadi tambahan motivasi untuk Ibrahim Conteh cs.

“Saya selalu memberikan masukan ke anak-anak jangan justru merasa lemah jika lawan kita di atas. Namun termotivasi untuk bekerja lebih maksimal lagi untuk menang,” kata Jafri Sastra.

Eks pembesut Mitra Kukar itu akan memaksimalkan waktu yang tersisa untuk membenahi beberapa kelemahan yang terlihat. Beberapa hal yang dimaksud seperti komunikasi antarpemain, organisasi permainan, hingga penyelesaian akhir terus diasah. (*)

 

Reporter: Tri Wuryono
Editor: Eka Handriana
You might also like

Comments are closed.