Cerita Khusnul Chotimah Wujudkan SD Sukorejo 02 Lebih Asri

METROSEMARANG.COM – Nuansa sejuk dan segar terasa ketika memasuki gerbang Sekolah Dasar Negeri Sukorejo 02 Semarang. Pepohonan rindang tertata rapi di area sekitaran sekolah. Tanaman hias bergantungan menghiasi hampir di seluruh teras gedung. Padahal, sekitar enam bulan lalu, sekolah yang beralamat di Jalan Dewi Sartika Barat IV A, Sukorejo, Gunungpati ini masih gersang dan jauh dari kesan nyaman.

Suasana sekolah yang asri membangkitkan semangat belajar siswa SD Sukorejo 02. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Kini SD Sukorejo 02 telah menjadi percontohan Go Green School di Kota Semarang. “Dulu itu waktu saya pindah tugas ke sini tuh tempatnya gersang,” ujar Kepala SD Sukorejo 02, Khusnul Chotimah saat ditemui metrosemarang.com, Selasa (14/3).

Khusnul mengemban tugas sebagai kepala sekolah sejak September 2016 lalu. Waktu itu kondisi sekolah tak seasri sekarang. Gersang, penuh debu dan kerikil, tanaman tak terurus di pot rusak membuat sekolah terlihat begitu lusuh.

Melihat kondisi tersebut, Khusnul tergerak untuk melakukan penghijauan. Berawal dari diri sendiri membawa beberapa tanaman dari rumahnya, ia perlahan mulai menata SD tersebut. Dia juga mendapat anjuran dari Dinas Pendidikan untuk menciptakan sekolah hijau.

“Saya waktu rapat itu dapat anjuran dari Dinas Pendidikan, Pak Bunyamin (Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang). Kemudian anjuran dari Wali Kota itu harus menciptakan sekolah yang hijau, seger, dan nyaman,” tutur perempuan berhijab ini.

Usai rapat, Khusnul segera berkoordinasi dengan seluruh guru dan penjaga sekolah untuk melakukan penghijauan. Tak hanya itu dia juga mengundang wali murid untuk diadakan rapat.

“Saya ndak minta sumbangan uang ke sekolah, kan sekolah negeri tidak boleh menarik apapun dari orang tua maupun siswa. Akhirnya saya hanya minta anak-anak dibawain satu macam tanaman ditaruh di pot,” imbuh Khusnul.

Hari berikutnya seluruh murid berbondong-bondong membawa berbagai macam tanaman buah maupun hias. Akhirnya sejak saat itu, pihak sekolah melakukan penataan hingga terwujudnya sekolah hijau seperti saat ini. Di sisi kanan sekolah juga terdapat sebuah green house berukuran sekitar 2×3 meter.

Khusnul Chotimah memerlihatkan pot-pot berisi tanaman yang dibudidayakan di SD Sukorejo 02. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Pada Desember 2016 lalu, SD Sukorejo 02 mendapatkan predikat Sekolah Percontohan Go Green School dan satu-satunya di Kota Semarang. Tak hanya itu, kini di SD tersebut juga terdapat berbagai macam mainan tradisional seperti dakon, engklek, dan beberapa lainnya.

Lapangan dengan berbagai macam fungsi juga menjadi salah satu daya tarik murid untuk datang ke sekolah. “Yang dulunya pada telat berangkat ke sekolah, kini malah pada berebut buat dateng pagi,” ujar Khusnul.

Salah seorang murid kelas VI, Ana Tasya Putri Ramadhani mengaku senang dan nyaman setelah dilakukannya penghijauan. “Jadi lebih semangat, belajarnya jadi lebih enak. Keren, tampilannya lebih bagus, permainannya juga seru ada engklek dan dakon,” cetusnya. (fen)

You might also like

Comments are closed.