Cetak Gol Indah, Tugiyo Jadi Bintang di Jatidiri

Tugiyo dibopong pemain-pemain Panser Biru usai mencetak gol indah ke gawang Siwo PWI Jateng di laga amal,  Minggu (24/5). Foto: metrosemarang.com/indra prabawa
Tugiyo dibopong pemain-pemain Panser Biru usai mencetak gol indah ke gawang Siwo PWI Jateng di laga amal, Minggu (24/5). Foto: metrosemarang.com/indra prabawa

SEMARANG – Laga amal di Stadion Jatidiri, Minggu (24/5) sore tadi, menjadi panggung spesial bagi legenda PSIS, Tugiyo. ‘Maradona Purwodadi’ itu mengukir gol indah ke gawang Siwo PWI Jateng, yang membuatnya mendapat standing ovation dari seluruh penonton yang hadir di stadion.

Pertandingan amal yang digalang suporter Panser Biru itu dibuka dengan laga PSIS kontra tim Siwo PWI Jateng. Hasilnya sudah bisa ditebak, Fauzan Fajri cs masih terlalu tangguh dan menyudahi pertandingan dengan skor 5-0.

Selanjutnya, tim manajemen PSIS meladeni skuat gabungan Muspida Semarang dan Siwo. Laga ini berkesudahan 2-2, di mana Wali Kota Hendrar Prihadi sukses mengukir satu gol.

Partai ketiga yang mementaskan Panser Biru kontra Siwo PWI menjadi salah satu laga yang sudah dinanti. Tentu saja kehadiran sang maskot PSIS Tugiyo, yang tampil membela Panser Biru.

“Saya terkesan dengan laga amal ini. Di sini, saya mengenang saat-saat indah bersama PSIS dan suporter. Termasuk gol kemenangan di Manado yang membawa PSIS menjadi juara Liga Indonesia,” tutur Tugiyo saat memberi sambutan sebelum pertandingan.

Meski badannya sudah tak lagi ideal, Tugiyo yang masuk di pertengahan babak, masih bisa memperlihatkan sisa-sisa kejayaannya. Sesekali dia melakukan sprint dan menggocek satu dua pemain lawan.

Puncaknya saat laga mendekati akhir, Tugiyo yang mendapat bola di pertahanan Siwo, melakukan akselerasi dan diakhiri dengan sepakan melengkung dari jarak sekitar 30 meter. Bola tendangan sang legenda meluncur masuk ke gawang Siwo PWI Jateng.

Aksi sang bintang ini langsung disambut dengan standing ovation dari seisi Stadion Jatidiri. Tugiyo pun terlihat semringah saat dibopong rekan-rekannya. Gol itu menjadi penentu kemenangan Panser Biru.

Namun, Tugiyo tak mampu menolong timnya saat meladeni PSIS yang diperkuat Ronald Fagundez. Panser Biru harus mengakui keunggulan anak asuh M Dofir dengan skor 0-3. (twy)

You might also like

Comments are closed.