Cium Tangan Hendi, Alaix “Hater” Minta Maaf di Balai Kota

METROSEMARANG.COM – Alaix Muna Kamala, pemilik akun instagram @alaix_kamala mendatangi Gedung Balai Kota Semarang, Kamis (10/3) siang tadi. Ia ingin minta maaf kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi alias Hendi karena telah menghina di instagram Pemkot_Semarang.

Saat berada di Ruang Wali Kota, hater yang menuding Hendi sengaja membakar Pasar Johar dan Pasar Yaik Baru itu berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya yang berkomentar miring di instagram Pemkot. “Saya minta maaf dan janji tidak mengulangi lagi,” kata Alaix.

Alaix Muna (kaus motif garis) meminta maaf kepada Wali Kota Hendrar Prihadi atas komentar miringnya di medsos. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Alaix Muna (kaus motif garis) meminta maaf kepada Wali Kota Hendrar Prihadi atas komentar miringnya di medsos. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Ia yang datang dengan memakai masker terlihat tak banyak bicara di depan media. “Karena saya merasa bersalah,” ujarnya singkat.

Soal alasannya saat berkomentar miring di akun instagram pemkot, ia hanya bilang. “Tidak apa-apa,” imbuhnya.

Sementara kerabat dekat Alaix yang ikut datang ke Balai Kota menjelaskan jika yang bersangkutan masih syok karena diteror banyak orang usai ia menuliskan komentar yang menohok sang Wali Kota di instagram.

“Dia masih bingung. Karena kios orangtuanya ikut hangus saat Johar kebakaran. Saat itu, hutangnya mencapai Rp 2 miliar,” sahutnya.

Sementara, Hendi mengaku telah menerima permohonan maaf dari Alaix. “Kita memaafkan dia dengan tulus dan ikhlas,” terang politikus PDIP ini.

Ia sendiri telah mengklarifikasi tuduhan Alaix yang disebut telah membakar kios Pasar Johar dan Yaik Baru. “Ya kita ceritakan baik-baik kalau potensi kebakarannya luar biasa. Mungkin Mas Alaix tidak tahu kalau instalasi listriknya semrawut kayak gitu. Tapi yang paling penting, ia janji tidak mengulanginya lagi,” ucap Hendi.

Dengan disaksikan beberapa pejabat teras Pemkot serta legislator setempat, Alaix lalu mencium tangan sang wali kota dua kali.

“Kita memaafkan Alaix dan keluarganya agar tidak mengulangi masalah itu. Ini jadi pelajaran buat kita semua. Orang-orang sebaiknya lebih bijaksana lagi saat berkomentar di medsos,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.