Coblosan Pilwakot, SK Diminta Tutup Setengah Hari

Kepala Dinsospora Kota Semarang Joko Rakito memberikan pengarahan kepada warga binaan Sunan Kuning tentang Pilwakot Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Kepala Dinsospora Kota Semarang Joko Rakito memberikan pengarahan kepada warga binaan Sunan Kuning tentang Pilwakot Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

 

METROSEMARANG.COM – Mengingat pentingnya agenda Pilkada serentak, pemerintah menetapkan pada Rabu (9/12) mendatang sebagai hari libur. Pemberlakuan libur ini juga diterapkan di Lokalisasi Sunan Kuning (SK) Semarang.

Hal itu dimaksudkan agar masyarakat bisa secara maksimal memberikan suaranya untuk memilih pemimpinnya. Tidak hanya instansi pemerintahan, instansi swasta juga diminta untuk meliburkan aktivitasnya agar para pekerja bisa menggunakam haknya untuk memilih.

Bahkan pekerja atau pegawai yang ada di daerah Lokalisasi Sunan Kuning (SK) juga diminta libur selama masa pencoblosan. “Saya harap karaokenya ditutup dulu. Nanti kalau sudah selesai mencoblos sekitar pukul 14.00 boleh dibuka kembali,” ujar perwakilan dari Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Dinsospora) Kota Semarang, Joko Rakito, Senin (23/11) siang.

Joko juga meminta kepada warga binaan untuk turut aktif mengajak warga binaan lain untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Dia menginginkan, paling tidak dari satu orang bisa mempengaruhi tiga temannya untuk menggunakan hak pilihnya.

“Besok pada 9 Desember 2015 pada mandi pagi, dandan yang cantik dan ajak teman untuk memilih di TPS,” kata dia.

Sosialisasi agenda Pilwakot Semarang 2015 dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang kepada puluhan warga binaan di Sunan Kuning, Gambilangu, anak jalanan dan para relawan demokrasi. Sosialisasi dilakukan di aula Balai Kota Semarang pada Senin (23/11) siang. (ade)

You might also like

Comments are closed.