Cuaca Buruk Picu Kenaikan Harga Bawang Merah

METROSEMARANG.COM – Akibat cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini, harga bawang merah melonjak tajam. Harga bawang merah super yang sebelumnya Rp 20 ribu perkilonya kini mencapai Rp 32 ribu.

Cuaca buruk mengakibatkan harga bawang merah melambung. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Kenaikan harga bawang merah ini dipicu karena curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Ngadiran (42) atau biasa dipanggil Giyar, salah seorang pedagang Bawang di Relokasi Pasar Johar kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

“Kenaikan ini kan karena pengaruh hujan, terus banjir jadi nggak pada nyabut,” ujar Giyar, Senin (27/2).

Giyar biasa memasok bawang merah dari Demak, Brebes, Nganjuk, Madura, dan Purwodadi. Ketika stok bawang merah lokal tak mampu memenuhi permintaan konsumennya, Giyar juga memasok bawang merah impor dari beberapa negara tetangga seperti Thailand, India dan Filipina.

Ia mengatakan, kenaikan harga bawang merah ini sudah dirasakan sejak satu bulan lalu. Minimnya stok yang masuk di tempat dagangannya memicu kenaikan harga pada bawang merah lokal. Akibatnya penjualannya juga makin menyusut.

“Biasanya kalau lagi ramai bisa mencapai 100 ton per hari, tapi kini hanya 20 sampai 30 ton saja,” tukasnya. (fen)

You might also like

Comments are closed.