Cuaca Panas Semarang jadi Kendala di Kampung Hidroponik

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang menunjuk RW 16 Kelurahan Tanjung Mas untuk menjadi salah satu kampung tematik yang berbasis hidroponik. Namun, cuaca panas Semarang menjadi hambatan bagi warga setempat untuk pembibitan tanaman.

Pembibitan menjadi kendala di Kampung Hidroponik. Foto: metrosemarang.com/fitri afiati

Dengan adanya Kampung Hidroponik, pemkot berharap Kelurahan Tanjung Mas yang semula tandus menjadi kampung yang hijau.

Slamet Riyadi, Ketua RW 16 mengaku mendapat bantuan dari pemkot berupa media untuk menanam dan tanaman hidroponik sebanyak 20 unit. “Warga berharap bisa semua mendapat tapi sementara 20 unit dulu, jadi dibagi kelompok,” paparnya.

Ia juga menambahkan jika perawatan tanaman hidroponik itu mudah namun kendalanya pada pembibitannya. “Mungkin karena di sini cuaca sangat panas dan air yang mengandung banyak garam,” tambahnya.

Tidak sedikit tanaman hidroponik yang tidak berkembang baik. Namun tekad untuk menciptakan kampung yang hijau, membuat warga tetap berusaha melakukan pembibitan dan perawatan sesuai pelatihan penanaman yang diberikan oleh pemkot.

“Dengan cuaca dan air yang kurang mendukung, dari tanaman hidroponik mungkin bisa beralih ke tanaman pot,” tutur Slamet. (MG03)

You might also like

Comments are closed.