Cuaca Semarang Panas Menyengat, BMKG Waspadai Kemunculan Titik Api

METROSEMARANG.COM – Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Semarang memperingatkan kepada warga Semarang dan sekitarnya untuk mewaspadai kemunculan titik api (hot spot) yang terjadi saat cuaca panas melanda belakangan ini.

Analis cuaca Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Semarang Zauyi mengatakan titik api sejauh ini belum ditemukan di Semarang. Tapi, ia meminta kepada warga agar menjauhkan benda-benda elektronik yang berpotensi menimbulkan percikan bunga api.

Ilustrasi kebakaran alang-alang. Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi kebakaran alang-alang. Foto: metrosemarang.com/dok

“Sampai sejauh ini belum ada titik api yang muncul di Semarang namun kami terus memantau situasi di lapangan karena saat ini cuacanya cukup sangat panas,” ujar Zauyik saat dikonfirmasi metrosemarang.com, Selasa (22/3).

Zauyik menyebut meski saat ini cuaca panas disebabkan oleh hembusan angin baratan yang datang dari arah barat Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Angin ini, kata dia, membawa massa udara yang kering.

“El Nino juga mempengaruhi kondisi cuaca yang terjadi di Semarang dan sekitarnya,” urainya.

Sementara itu, Mustolih Borang warga Karangawen Demak mengeluhkan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

Menurutnya cuaca panas yang terlampau menyengat membuat lahan kosong di dekat rumahnya mudah terbakar. “Kalau pas pagi itu selalu ada asap yang keluar dari balik ilalang di lahan kosong dekat rumah saya,” pungkasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.