Cuaca Semarang Sangat Panas, Ini Sebabnya

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Suhu udara Semarang beberapa hari terakhir yang sangat panas ternyata dipengaruhi oleh fenomana alam yang biasa terjadi di Indonesia secara periodik akibat pengaruh topografi dan angin Monsun Barat serta Monsun Timur. Fenomena alam yang sering disebut El Nino ini terjadi di lautan Pasifik yang memiliki tekanan udara yang rendah.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG, Stasiun Klimatologi Klas I, Jawa Tengah, Reni Kraningtias, fenomena El Nino bisa menyebabkan perpindahan tekanan udara serta masa uap air di Indonesia terutama Jawa Tengah, bergerak ke lautan Pasifik.

“Akibatnya, daratan mengalami peningkatan suhu udara diatas 30 derajat celcius. Makanya kita sering merasakan panas yang menyengat ketika beraktivitas di luar rumah,” tuturnya kepada metrosemarang.com, Senin (1/6).

Reni menambahkan, meski sebagaian wilayah di Jawa Tengah sudah memasuki musim kemarau, berpindahnya suhu udara dari daratan ke laut Pasifik membuat perairan di lautan menjadi hangat. Hal tersebut yang menjadikan timbulnya hujan pada awal-awal kemarau ini.

“Air yang hangat akan meluap, sehingga masih bisa terjadi awan hujan walaupun dengan skala kecil, sekitar 50 mm dalam satu dasarian,” jelasnya.

Menurutnya, fenomena El Nino juga akan berpengaruh pada datangnya musim hujan di tahun 2016 mendatang. Bahkan diprediksi, musim musim kemarau akan berlangsung lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya.

“Pengaruhnya pada lebih panjangnya musim kemarau yang membuat musim hujan terlambat datang,” imbuhnya.

Dijelaskan, musim kemarau yang berlangsung panjang ini akan berpotensi terjadi kekeringan dibeberapa dearah yang ada di Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi kekeringan, Ia mengimbau agar warga ataupun petani bisa menghemat konsumsi air bersih.

“Kekeringan akan cukup panjang, jadi mulai sekarang kita harus menghemat penggunaan air,” pungkasnya. (ans)

You might also like

Comments are closed.