Ini Dia ‘Cucu’ Durhaka yang Tega Paksa Neneknya Mengemis di Semarang

METROSEMARANG.COM – Video seorang nenek dipaksa mengemis yang menjadi viral di media sosial langsung direspons pihak-pihak terkait. Pria yang diduga mempekerjakan nenek tersebut berhasil dibekuk, Senin (6/3).

Suwarno, tersangka yang diduga memaksa wanita tua mengemis di Semarang. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Seorang lelaki yang diduga menyuruh wanita tua mengemis mendadak viral setelah diunggahnya empat video oleh salah pengguna instagram. Hal tersebut sontak mengundang reaksi dari dua pejabat di Semarang, Wali Kota Hendrar Prihadi hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Pagi tadi sekira pukul 10.00 di daerah pertigaan RSUP dr Kariadi, petugas Dinas Sosial Kota Semarang bekerjasama dengan Satuan Reskrim Polrestabes Semarang melakukan penangkapan. Petugas mengamankan nenek dan seorang lelaki yang diduga cucunya ke Polrestabes Semarang guna dilakukan pemeriksaan.

Keduanya menjalani pemeriksaan selama lebih lima jam. Belakangan diketahui bahwa pria yang tega mempekerjakan wanita tua itu bernama Suwarno (36) warga asli Sragen. Sementara si nenek bernama Supini (92) warga asli Grabag, Kabupaten Magelang.

Dari pengakuan Suwarno, ia bertemu dengan Supini sejak tiga bulan lalu di pasar Yaik. “Awalnya tu saya ketemu di pasar Yaik. Dia ngobrok (ngompol) di jarit (kain) langsung kula ganti pakaiannya,” ujar Suwarno.

Ia menambahkan jika dirinya hanya ingin menolong Supini. Suwarno juga sempat membawa Supini ke tempat kosnya.

“Sempat saya bawa ke kos tapi dia ngobrok di dalam kos, lalu tidak dibolehin sama bapak kos,” tambah Suwarno.

Berdasarkan pengakuan Suwarno, dia biasa mendapat uang Rp 40 ribu dari hasil Supini mengemis.

Polisi juga melakukan pemeriksaan ke tempat kos Suwarno. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan barang bukti uang sebanyak Rp 600 ribu.

“Uang itu dititipkan di warung nasi yang berada di tempat kos-kosannya, lalu pelaku ini menggunakan uangnya simbah itu ya sebagian untuk makan dia, ngopi, rokok, dan sebagian membayar kosnya,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Senin (6/3).

Dia juga memastikan jika keduanya tidak ada ikatan keluarga. “Nenek dan pria tersebut tidak ada ikatan keluarga seperti yang dikabarkan kalau mereka itu nenek dan cucu,” tegasnya.

Kini Suwarno ditahan di Polrestabes Semarang. Ia dikenakan Undang Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

“Karena memang betul-betul dieksplpoitasi menghasilkan uang dari hasil mengemis itu tadi, dan uangnya itu dipakai oleh si tersangka ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkas Wiyono. (fen/MS-02)

You might also like

Comments are closed.