Culinary Festival Kota Lama Ditarget 2.500 Pengunjung

festival kuliner
Asisten Administrasi Sekda Pemprov Jateng, Budi Wibowo saat melepas 50 foodtuck peserta Culinary Festival di kantor Gubernuran, Kamis (19/4). (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

 

SEMARANG – Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah menargetkan setidaknya 2.500 pengunjung memadati lokasi acara UKM Culinary Festival di Kota Lama Semarang. Dengan begitu, diharapkan bisa memberikan prospek untuk perekonomian masyarakat.

“Agenda ini sebagai upaya kita untuk memberdayakan masyarakayt UKM, supaya terus tumbuh, kalau ini prospektif dan memberikan hasil yang memadai, maka  akan dilaksanakan setiap tahun,” kata Asisten Administrasi Sekda Pemprov Jateng, Budi Wibowo saat melepas 50 foodtuck peserta Culinary Festival di kantor Gubernuran, Kamis (19/4).

Karnaval itu sebagai upaya untuk mensosialisasikan kegiatan UKM Culinary Festival yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada 20-22 April 2018.

“Acara ini sudah kami sosisalisasikan ke bermacam media diharapkan masyarakat hadir menikmati kuliner yang ada,  semuanya unik, karena setiap daerah punya spesifikasinya masing-masing,” ujar dia. Dikatakan dia, Pemprov Jateng juga memberikan fasilitasi pinjaman modal usaha melalui Bank Jateng.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Ema  Rachmawati mengatakan,
kegiatan UKM Culinary Festival akan dilaksanakan di kawasan Kota Lama Semarang. Sejumlah agenda yang juga turut meramaikan senarai kegiatan itu diantaranya, pameran UKM, diorama & miniatur, talkshow, konser musik, lomba akustik, lomba fotography, dan lain sebagainya.

“Kami tergetkan pengunjung acara ini per harinya bisa mencapai 2.500 orang,” kata Ema. Menurutnya, UKM Culinary Festival merupakan sebuah festival makanan dan minuman nusantara didukung berbagai jenis kegiatan. UKM sengaja akan menonjolkan kuliner khas Jawa khususnya yang menonjol di Jawa Tengah.

Dihelatnnya kegiatan ini, imbuh Ema, tentu bertujuan untuk meningkatkan citra Provinsi Jawa Tengah khususnya di bidang kuliner. Selain itu, memperkenalkan berbagai macam masakan nusantara, membuka kesempatan bagi para pedagang yang menjual makanan untuk memperkenalkan dagangannya bagi masyarakat luas. “Yang tak kalah pentingnya, sebagai wadah promosi bagi para pegiat UKM,” pungkasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.