Daffa ‘Koboi Cilik’ Semarang Sudah Kebal Omelan Pelanggar Lalu Lintas

METROSEMARANG.COM – Seorang bocah SD berusia 10 tahun belakangan ini jadi bahan perbincangan hangat di kalangan warga Semarang. Betapa tidak, Daffa Farros Oktaviarto, si bocah tersebut nekat menghadang pelanggar lalu lintas di tengah jalan seorang diri.

Daffa panggilannya, semula hanyalah seorang siswa kelas 4 SD negeri di Kota Lumpia Semarang. Namun ia kini populer setelah banyak warga menyebutnya sebagai koboi cilik yang berani menghentikan motor-motor yang melanggar lalu lintas.

Daffa
Daffa Farros Oktaviarto, koboi cilik asal Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Saat ditemui di rumahnya RT 02/RW III Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Daffa terlihat berbeda dengan anak seusianya karena dia punya sifat pemberani sedari kecil.

Beberapa tetangganya bilang, bocah tersebut awalnya diketahui sering ngetem di trotoar Jalan Sudirman yang ada di bawah Fly Over Kalibanteng. Aksinya menghentikan pelanggar lalu lintas kerap dilakukannya seusai pulang sekolah pukul 15.00-18.00 WIB.

Metrosemarang.com melihat Daffa memakai kostum khas biker dengan setelan jaket, penutup muka, celana panjang, topi koboi lengkap kacamata hitam.

“Saya ke Kalibanteng selalu naik sepeda dan menempelkan kertas karton di depan sepeda saya,” akunya, Selasa (19/4). Tulisan di kertas itu adalah “Motor Dilarang Melintas di Trotoar”.

“Jadi, kalau menghadang motor dengan sepeda sudah hampir sebulan, sejak akhir Maret. Sebelumnya enggak pakai sepeda, kadang saya cegat langsung, kadang saya hadang dengan batu,” jelasnya lagi.

Daffa mengatakan, alasannya melakukan aksinya karena melihat larangan trotoar untuk sepeda motor di spanduk jalan dan televisi. “Saya enggak takut. Karena jalan trotoar untuk pejalan kaki. Saya juga tak disuruh siapa-siapa, ” kata Daffa.

Kendati demikian, aksinya yang nekat menghentikan laju pelanggar lalu lintas itu tak selalu berjalan mulus. Ia bilang kerap kena semprot dari pemotor yang tak sabar menempuh perjalanan.

“Sering juga dimarahin tapi enggak apa-apa. Karena saya anggap benar,” sambungnya.

Warga yang penasaran dengan aksinya pun akhirnya memotret penampakannya ke facebook. Foto yang diunggah pada  Jumat, 15 April 2016 lalu pun mendapat banyak dukungan dari netizen karena dia berani melawan pelanggar lalu lintas. (far)

You might also like

Comments are closed.