Damkar Semarang Butuh Penyegaran

Dinas Pemadam Kebakaran ekstra waspada untuk mengantisipasi kebakaran pada musim kemarau. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Dinas Pemadam Kebakaran ekstra waspada untuk mengantisipasi kebakaran pada musim kemarau. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

SEMARANG – Meningkatnya kasus kebakaran di Kota Semarang membuat personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) juga harus ekstra waspada. Namun, keterbatasan personel juga menjadi salah satu kendala penanganan kebakaran di Ibukota Jateng ini.

Hal tersebut diakui Kepala Seksi Operasi Dinas Kebakaran Kota Semarang Supriyanto. Menurutnya saat ini Damkar Kota Semarang sangat membutuhkan personel tambahan. Sebabnya, sampai sekarang belum ada penambahan personel untuk menggantikan anggota yang sudah tidak bertugas karena pensiun.

“Jumlah armada memang sudah sangat memadai, akan tetapi jumlah personel masih sangat kurang. Ganti personel yang pensiun belum ada. Apalagi insiden kebakaran di Kota Semarang semakin meningkat memasuki musim kemarau,” kata dia, saat dihubungi Rabu (2/9) siang.

Selain itu, lanjut Supriyanto, regenerasi personel Damkar juga sangat diperlukan. Munurutnya, tenaga yang lebih muda akan membuat proses pemadaman bisa dilakukan dengan waktu yang lebih cepat.

“Selain penambahan personel, harus ada regenerasi personel. Apalagi, jika proses pemadaman membutuhkan waktu lebih dari satu jam, itu membutuhkan tenaga ekstra,” tandasnya.

Berdasarkan data per April 2015, personel Damkar Semarang berjumlah 100 orang plus tenaga outsourcing, dengan armada 19 kendaraan. Idealnya, kata Supriyanto, satu mobil pemadam diisi oleh enam petugas. Saat ini baru diisi oleh empat petugas.

Dinas yang bermarkas di Jalan Madukoro No 6 itu secara berkala juga memberikan penyuluhan dan latihan kesiapsiagaan kepada masyarakat untuk menekan risiko kebakaran. Keberadaan tujuh posko bantuan juga cukup membantu untuk kecepatan penanganan.

Tiga posko berada di Gunungpati, Semarang Timur dan Mijen. Sedangkan, empat posko bantuan lainnya berada di sekitar kawasan industri Terboyo Kelurahan Trimulyo, Genuk, sekitar Plamongan Pedurungan, Sumurboto Banyumanik dan Tugu. (yas)

You might also like

Comments are closed.