Dana Hibah untuk Pilgub Jateng Dicairkan Juni

METROSEMARANG.COM – Anggaran yang bersumber dari naskah pencairan hibah daerah (NPHD) untuk memback-up tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah akan dicairkan pada Juni mendatang.

Ilustrasi

Menurut Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono, pencairan dana hibah itu nantinya dipakai untuk membantu penyelenggaraan sekaligus pengawasan Pilgub serta Pilkada tahap ketiga di beberapa daerah.

“Deadline Juni harus cair. Hanya ada sedikit perubahan, salah satunya dana
keamanan yang naik menjadi Rp 102 miliar,” kata Sri di Hotel Santika Jalan Pandanaran, Semarang, Rabu (24/5).

Ia menjelaskan dana yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Jateng untuk menggelar Pilgub dan Pilkada tahun depan sebesar Rp 986 miliar. Selain itu, anggaran yang diajukan Bawaslu mencapai Rp 382 miliar.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Jateng Heru Setiadi menyampaikan pencairan dana hibah untuk Pilgub kini masih dibahas oleh pihaknya.

Ia mengatakan saat ini yang tersedia dalam kas Pemprov untuk menggelar Pilkada hanya Rp 450 miliar. Dengan kata lain, pihaknya masih perlu dilakukan lagi pembahasan sebelum NPHD itu ditandatangani per 1 Juni nanti.

Sedangkan Ketua Komisi E DPRD Jateng Yoyok Sukawi menyayangkan besarnya pencairan dana Pilgub yang mencapai Rp 1,3 triliun tersebut. Padahal dana itu dapat dipakai mencukupi anggaran pendidikan, kesehatan dan sosial
budaya selama tiga tahun ke depan.

“Kalau diambilkan APBD sangat disayangkan. Sebab eman-eman cuma dipakai memilih gubernur yang manfaatnya belum tentu bisa dirasakan oleh publik,” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.