Dana Kampanye Paslon Pilkada Jateng Maksimal Rp 64 Miliar

METROSEMARANG.COM – Dana kampanye setiap pasangan calon (paslon) yang berlaga di putaran Pilkada serentak Jawa Tengah tahun ini dibatasi mentok sampai Rp 64.788.000.000.

Paslon Pilkada di Jateng hanya boleh memakai Rp 64 miliar untuk dana kampanye. Foto: metrosemarang.com/dok

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Joko Purnomo, pembatasan dana kampanye untuk menyesuaikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Pihaknya menjelaskan angka dana kampanye sebesar Rp 64.788.000.000 tergolong kecil, namun karena sudah melalui kesepakatan bersama timses maka pembatasan dana kampanye itu harus ditaati.

“Kalau sesuai undang-undang batasan dana kampanye peserta pilgub justru bisa mencapai Rp450 miliar lebih. Tapi, karena ini sudah kesepakatan bersama ya harus dipatuhi,” ungkap Joko, Kamis (15/2).

Ia menjelaskan pembatasan dana kampanye juga telah melalui kajian bersama paslon Pilgub Jateng bernomor urut 1, Ganjar Pranowo-Taj Yasin, maupun paslon bernomor urut 2, Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Ia berharap kedua paslon bisa mematuhi aturan tersebut. Untuk menyiasati hal itu, keduanya disarankan menghemat. “Sambil menciptakan nuansa Pilkada Jateng yang becik tur nyenengke,” tuturnya.

Lebih lanjut, Joko menyampaikan masa kampanye paslon Pilgub maupun Pilkada serentak di Jateng ditetapkan mulai 15 Februari-23 Juni. Tiap paslon nantinya diberi hak menggelar rapat terbuka maupun debat Pilkada yang difasilitasi KPU.

Untuk jadwal debat Pilkada sendiri, Joko memgaku masih mencari slot waktu yang longgar dengan menyesuaikan jadwal siaran stasiun televisi lokal maupun nasional. “Debat nanti akan digelar dua kali sebelum dan sesudah bulan Ramadan,” kata Joko. (far)

You might also like

Comments are closed.