Dana Pengawasan Pilgub Jateng Hanya Dicairkan 76 Persen

METROSEMARANG.COM – Anggaran pengawasan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah dicairkan 76,87 persen atau hanya sebesar Rp 293.921.660.000 dari perkiraan awal.

Ilustrasi

Kendati demikian, Koordinator Divisi Pencegahan dan Humas Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo, mengaku tidak mengetahui secara pasti mengapa anggaran pengawasan hanya diberikan 76,87 persen.

“Untuk pengawasannya memang dibutuhkan dana sangat besar. Sayang, dari dana sebesar itu yang kami sediakan belum semuanya yang dicukupi maupun disediakan oleh Pemprov maupun pemerintah setempat,” ungkap Teguh, Rabu (17/5).

Padahal, katanya semestinya kebutuhan pengawasan Pilgub Jateng di 35 kabupaten/kota mencapai Rp 338.888.251.000. Sedangkan sisanya untuk pengawasan pilkada di tujuh kabupaten/kota sebesar Rp 43.437.143.000.

Di tahun ini, menurutnya pemprov menggelar Pilgub berbarengan dengan pilkada serentak tujuh kabupaten/kota. Ketujuh daerah penyelenggara Pilkada serentak antara lain Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, Tegal, Magelang, dan Kota Tegal.

Karenanya, ia pun berharap Pemprov lekas memberikan usulan tambahan dana agar pelaksanaan Pilgub dan Pilkada dapat berjalan maksimal.

“Biar pembahasan alokasi dana, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota yang akan melakasana Pilkada 2018 tidak berlarut-larut dan cepat selesai,” bebernya.

Ia menambahkan dalam waktu dekat akan membuka perekrutan panitia pengawas pemilu tingkat kabupaten/kota mulai Juni nanti. Tiap daerah akan direkrut tiga pengawas yang bertugas menyeleksi Panwascam, PPL, dan pengawas TPS. (far)

You might also like

Comments are closed.