Dana Penyelenggaraan Pilgub Jateng 2018 Diusulkan Rp 990 M

METROSEMARANG.COM – Komisi Pemilihan Umum mengusulkan pencairan anggaran penyelenggaraan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Tengah pada 2018 mendatang sebesar Rp 990 miliar. Dana tersebut akan dipakai untuk operasional badan penyelenggara, rekrutmen perangkat pemilu hingga seleksi bakal calon (balon) gubernur.

Ilustrasi

“Anggaran yang kami usulkan kepada pemerintah pusat untuk menyelenggarakan Pilgub Jateng tahun depan mencapai Rp 990 miliar dengan asumsi jumlah pasangan calon (paslon) ada enam orang,” ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah, Joko Purnomo saat ditemui di kantornya Jalan Veteran Semarang, Selasa (25/4).

Ia menuturkan tiap paslon yang ingin maju Pilgub nanti diwajibkan punya dukungan suara sebanyak 1,8 juta jiwa.

Selain itu, menurutnya tiap badan penyelenggara dalam waktu dekat bakal mulai membuka rekrutmen petugas Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di tiap kabupaten/kota.

Ia pun memasang target perekrutan petugas perangkat Pemilu maksimal hingga September mendatang. Sehingga awal Novemer diharapkan sudah terbentuk struktural petugasnya.

“Kita akan merekrut petugas pengawas Pemilu sebanyak 696 ribu orang. Dengan total anggaran yang dibutuhkan untuk honor buat mereka sampai ratusan miliaran rupiah. Kemudian lainnya buat biaya operasional Pemilu” jelasnya.

Setelah tahapan tersebut selesai, ia menyatakan setelah mendapatkan formulir dari Kemendagri, maka kemudian akan menggarap proses pemutahiran data pemilih.

“Karena itulah, paling lambat akhir November tiap PPS sudah membentuk PPDP. Sehingga diharapkan proses pencalonan Gubernur Jateng bisa dimulai Januari lalu giliran mendata Data Pemilih Sementara (DPS),” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.