Dapat Bantuan Pemkot, Rumah Ika Tak Bocor Lagi

METROSEMARANG.COM – Masyarakat merespon positif program perbaikan rumah tidak layak huni yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang. Program ini dinilai dapat menunjang kehidupan warga menjadi lebih sehat karena rumahnya menjadi layak huni.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melihat gambar kondisi rumah tidak layak huni yang akan di bangun di Kelurahan Tambangan, Mijen, Selasa (1/8). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kustaji, salah seorang yang rumahnya diperbaiki warga Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, mengatakan, bantuan perbaikan rumah ini menjadikan rumahnya sekarang memiliki jamban. Selama ini rumahnya tidak mempunyai jamban hanya karena tidak memiliki biaya.

‘’Alhamdulillah dengan adanya program perbaikan rumah tidak layak huni sekarang jadi punya (jamban). Memudahkan keluarga saya dalam urusan dengan jamban,’’ kata pria petani ini.

Ika, warga Kelurahan Tambangan lainnya yang diperbaiki rumahnya, juga mengatakan hal yang sama sangat senang. Ia mengaku program pemkot ini sangat baik bagi warga yang tidak mampu seperti dirinya. Selama ini dirinya belum pernah sama sekali melakukan renovasi rumah karena tidak ada dana.

‘’Kami sangat senang, karena selama ini sebelum diperbaiki rumah saya selalu bocor saat turun hujan. Sekarang sudah tidak akan bocor lagi karena sudah diperbaiki, lantai rumah menjadi bersih tidak becek,’’ kata ibu rumah tangga ini.

Diketahui, Pemkot Semarang melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni. Ada sebanyak 11.000 rumah tidak layak huni yang ditargetkan bisa diperbaiki sampai tahun 2021 dengan menggandeng pihak swasta seperti perbankan. (duh)

You might also like

Comments are closed.