Dapat Remisi Kemerdekaan, 204 Napi Hirup Udara Bebas

METROSEMARANG.COM – Aman Abdurahman, terpidana kasus terorisme sekaligus figur sentral Jemaah Anshorut Daulah (JAD), dinyatakan bebas dari Lapas Pasir Putih Nusakambangan setelah mendapat remisi lima minggu saat perayaan HUT ke-72 RI, Kamis (17/8).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah dan Yogyakarta, Ibnu Chuldun

Aman sebelumnya divonis sembilan tahun penjara karena terbukti menjadi anggota kelompok radikal yang membantu pelatihan militer di
Pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam pada
2009 lalu.

Aman juga diduga jadi dalang di balik serangan bom bunuh diri di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, 14 Januari 2016 silam.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah dan Yogyakarta, Ibnu Chuldun menyebut bahwa ada sebanyak 5.441 narapidana yang tersebar di 44 lapas se-Jawa Tengah yang mendapat remisi HUT Kemerdekaan.

Pemberian remisi meliputi RU 1
dan RU 2. Rinciannya, kata Ibnu, tersapat 5.237 narapidana memperoleh remisi kategori RU 1 sedangkan ada 204 narapidana mendapat RU 2. Yang mendapat RU 2 langsung bebas jumlahnya ada 204 orang.

Dari 204 narapidana yang bebas terdiri dari 162 narapidana kasus pidana umum, dua narapidana tindak pidana korupsi, 10 orang kasus pidana khusus dan 25 orang kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Untuk teroris cuma satu atas nama Aman Abdurahman atau Oman,” kata Ibnu. Alasan pemberian remisi untuk Aman, lantaran yang bersangkutan belakangan ini dianggap bersikap kooperatif dan berkelakuan baik.

Ia mengatakan Aman tetap mendapat pengawasan khusus lantaran selama di penjara punya perangai keras kepala dan temperamental. “Kami terus-menerus melakukan deradikalisasi. Tidak hanya sekali tetapi kontinyu, saya yakin peranginya yang temperamental dan keras itu bisa jadi lunak,” paparnya.

“Oman dibon Densus 88. dibawa ke
Jakarta sejak Minggu kemarin,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.