Dari Bangkalan, 1 Poin di Tabel Klasemen Mahesa Jenar

Di Atas Kertas, PSIS Belum Sepenuhnya Aman

Kali ini PSIS berangkat dengan tekad memperbaiki peringkat di tabel klasemen. Saat berangkat ke Madura, PSIS sudah mengantongi 42 poin

Kami tidak tertarik dengan statistik. Kami hanya memikirkan bagaimana caranya bisa menang. 
– Jafri Sastra, Pelatih PSIS –

 

MESKI meyakini telah aman dari ancaman degradasi, Laskar Mahesa Jenar tetap mengincar kemenangan di Stadion Gelora Bangkalan. Senin, 26 November 2018, mereka dijadwalkan berlaga melawan Madura United di pekan ke-32 Liga 1. Semula, pertandingan direncanakan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, lalu kemudian dipindah.

Kali ini PSIS berangkat dengan tekad memperbaiki peringkat di tabel klasemen. Saat berangkat ke Madura, PSIS sudah mengantongi 42 poin. Dari hitungan di atas kertas, posisi PSIS ternyata masih belum sepenuhnya aman. Poin yang dimiliki skuad racikan Jafri Sastra itu terpaut enam angka dari Sriwijaya FC yang berada di posisi 16. Belum lagi, PSMS Medan dan PS Tira masih menyisakan satu laga tunda.

Kans menang bagi PSIS cukup terbuka, jika menilik rekor kandang tuan rumah akhir-akhir ini. Mereka hanya sanggup menang sekali dalam lima laga terakhir dan tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap menunjukkan performa kurang stabil menjelang akhir kompetisi. Fabiano Beltrame cs sudah menelan enam kekalahan dari 10 pertandingan terakhir dan hanya mengemas dua kemenangan.

Madura United juga kehilangan playmaker Zah Rahan dan bek Guntur Ariyadi yang harus absen karena hukuman. Begitu juga dengan Alfath Fathier dan Fachrudin yang baru bertugas di Timnas. “Zah Rahan dan Guntur absen. Tapi saya gembira Slamet Nurcahyo sudah bisa main. Kami tetap ingin menang di kandang sendiri,” kata head coach Gomes de Oliveira.

Sementara, PSIS juga datang dengan penuh percaya diri, usai menang 3-0 atas Persib Bandung di pekan sebelumnya. “Kondisi tim cukup bagus, meskipun kami baru saja bermain di Piala Indonesia lawan Persijap. Kami datang ke sini untuk curi poin dari Madura,” kata pelatih PSIS, Jafri Sastra sebelum laga.

Sebelumnya MU merupakan salah satu tim yang sulit ditaklukkan di kandang, dengan mengukir delapan kemenangan dan dua kali imbang dalam 10 laga awal. Sementara, rekor tandang PSIS juga tidak terlalu apik. Hari Nur Yulianto dkk cuma menang sekali dalam lima away terakhir. “Kami tidak tertarik dengan statistik. Kami hanya memikirkan bagaimana caranya bisa menang atas Madura,” tegas Jafri.

Susunan PemainMadura United 4-3-3: Satria Tama–Rendika Rama, Munhar, Fabiano Beltrame, Rifad Marasabessy; Milad Mansoor, Asep Berlian, Slamet Nurcahyo; Bayu Gatra, Greg Nwokolo, Engelberd Sani

PSIS 4-1-4-1: Jandia Eka Putra–Gilang Ginarsa, Petar Planic, Haudi Abdillah; Muhammad Yunus; Bayu Nugroho, Nerius Alom, Ibrahim Conteh, Hari Nur Yulianto; Bruno Silva

 

Tekanan Tuan Rumah di Babak Pertama

Duel PSIS melawan Madura United dimulai Senin sore. Peluang pertama dihasilkan tuan rumah saat laga belum genap lima menit. Namun eksekusi tendangan bebas Slamet Nurcahyo dari sayap kiri bisa dihalau Jandia Eka Putra.

PSIS merespons melalui Ibrahim Conteh di menit 10. Menerima sodoran Bayu Nugroho, Conteh melepaskan tendangan tapi tepat mengarah ke kiper Satria Tama.

Semenit berikutnya Greg Nwokolo mengancam pertahanan PSIS. Tendangannya masih terlalu mudah buat Jandia. Menit 15 giliran Bayu Gatra menebar ancaman, namun sepakannya juga tepat ke pelukan kiper PSIS.

Tuan rumah terus mendominasi permainan dan berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Sepakan Milad Mansoor di menit 20 bisa ditepis Jandia dan percobaan keduanya di menit 34 hanya menerpa mistar.

liga 1
Foto3: Bruno Silva membuka skor saat PSIS berimbang 2-2 dengan Madura United
Madura United berusaha menekan sejak awal babak. (foto: metrojateng.com)

Alih-alih mencetak gol, gawang Sape Kerrap justru lebih dulu kebobolan di menit 38. Hari Nur Yulianto berhasil mengecoh Engelberd Sani di sayap kanan sebelum mengirim umpan silang dan sukses disundul Bruno Silva.

Tuan rumah sempat mencetak gol di menit 41. Free kick Greg Nwokolo ditepis Jandia. Bola rebound berhasil disundul Bayu Gatra. Tapi wasit menganulir gol tersebut karena Bayu sudah terjebak offside. Keunggulan Mahesa Jenar bertahan sampai akhir babak pertama.

 

Penalti Gagalkan Kemenangan

Tuan rumah baru berhasil menyamakan skor di menit 56. Eksekusi free kick Slamet Nurcahyo sukses disundul Fabiano Beltrame. Tapi Bayu Nugroho kembali membawa PSIS memimpin di menit 66 usai meneruskan assist Bruno Silva.

Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar. Wasit Nusur Fadilah menunjuk titik putih usai insiden antara kiper Jandia Eka Putra dan striker MU Greg Nwokolo. Jandia dianggap melanggar Greg Nwokolo. Itu terjadi di akhir babak kedua.

Keputusan tersebut sempat diprotes pemain PSIS dan membuat pertandingan tertunda beberapa saat. Pemain PSIS menganggap Greg melakukan diving dan memprotes keputusan wasit.

Tapi sang pengadil tetap dengan pendiriannya dan Fabiano Beltrame berhasil menaklukkan Jandia untuk kali kedua. Fabiano akhirnya kembali menaklukkan Jandia melalui sepakan 12 pas dan membuat pertandingan berakhir imbang 2-2.

liga 1
Kolaborasi Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto membawa PSIS menuai satu poin di kandang Madura United, Senin (26/11/2018). (Foto: metrojateng.com)

 

Laga Away Terbaik

Jafri antusias saat membeberkan keberhasilan timnya meredam Sape Kerrap. Menurutnya, laga kontra MU merupakan salah satu pertandingan away terbaik PSIS musim ini.

“Ini salah satu pertandingan away terbaik dari anak-anak. Kami dua kali unggul, tapi sayang menit-menit akhir dapat hukuman penalti, sehingga gagal dapat tiga poin. Apapun itu, satu poin tetap kami syukuri,” tandasnya.

Jafri bangga dengan perkembangan skuadnya. “Ini sangat membantu dan di pengujung kompetisi kami bisa tampil seperti yang diinginkan untuk lolos degradasi. Tentu dengan hasil yang sekarang kami bisa lebih nyaman. Tapi kami harus berbenah untuk menghadapi dua pertandingan yang akan datang,” dia menambahkan.

Sementara, Aldaier Makatindu sedikit kecewa dengan hukuman penalti yang didapat di menit-menit akhir. “Kami bisa mengimbangi Madura dan dua kali unggul. Tapi sayang wasit memberi penalti di menit akhir untuk Madura. Mudah-mudahan ini tidak mengganggu konsentrasi pemain untuk menjalani pertandingan berikutnya,” tukasnya.

Satu poin dari Bangkalan ini bakal membuat Mahesa Jenar lebih nyaman menjalani dua laga tersisa. Perolehan angka Mahesa Jenar sudah tidak mungkin disamai tim-tim penghuni zona degradasi.

Hasil ini membawa PSIS naik satu peringkat ke posisi 12 dengan torehan 43 poin dan menggeser Persela Lamongan. Selanjutnya Hari Nur cs akan menjamu Persipura, Sabtu, 1 Desember 2018, akhir pekan ini. Itu adalah laga home yang tersisa bagi PSIS di Liga 1 musim ini.

Masih ada satu laga away tersisa bagi PSIS, di pekan terakhir musim ini. Yakni melawan Persebaya Surabaya. “Itu akan menjadi pertandingan yang menarik,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi. (*)

Reporter: Tri Wuryono
Editor: Eka Handriana
You might also like

Leave A Reply