Dekan FH Undip Telisik Keterlibatan Anak Buahnya yang Tepergok Nyabu

Ilustrasi
Ilustrasi

METROSEMARANG.COM – Dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip), Prof Benny Riyanto terkejut mendapati anak buahnya ditangkap saat nyabu di kawasan Jangli Semarang. Yuli Prasetyo Adhi, memang tercatat jadi dosen tetap di jurusan Hukum Perdata Fakultas Hukum sejak lama.

“Yuli memang ngajar di sini. Tapi sejauh mana keterlibatannya dalam kasus narkoba yang menjeratnya, kita sekarang sedang kroscek ke Polda Jateng. Staf saya akan melaporkan perkembangannya sore nanti,” tegas Benny, Selasa (9/2).

Sejauh ini, penyidik Polda belum melayangkan surat pemberitahuan kepada pihaknya ihwal penangkapan dosen Hukum Undip tersebut. Kondisi Yuli seperti apa, ia juga mengaku belum mengetahui pasti. “Saya pengin tahu kebenaran itu. Perannya apa dia akan kita lihat,” tambahnya.

Yuli Prasetyo, selama ini dikenalnya sebagai pengajar yang kurang menonjol dari segi prestasi. Hanya saja, sekitar lima bulan lalu pihaknya pernah menegur Yuli karena terdapat laporan bahwa yang bersangkutan tidak masuk kerja cukup lama.

“Dia enggak berprestasi. Malah pernah saya panggil khusus menghadap saya karena ketua bagian akademik melapor kalau dia tidak masuk kerja. Saya warning-warning biar tahu kewajibannya kerja di sini,” ungkap Benny, sembari menambahkan bila Yuli kini masih tercatat sebagai PNS Golongan IIIB dan sudah mengajar cukup lama.

Bila nantinya ditemukan pelanggaran dalam kasus narkoba, ia menegaskan mengambil sanksi tegas yang diputuskan oleh Rektor Undip. “Kalau ada unsur kesalahan penyidik kami minta bertindak tegas. Makanya kita lihat perannya apa sebagai pelaku, korban atau pengedar,” kata Benny.

Atas kasus narkoba yang melibatkan anak buahnya, Beni tampak kecewa, padahal pihak fakultas sudah menerapkan aturan ketat terutama bagi para pegawai. “Saya sudah beri aturan ketat selama jadi dekan. Tapi masih ada kasus ini,” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.