Dewan: Jangan Ada Dua Pasar Johar di Semarang

Pasar Johar Sementara bakal dioperasikan pada pekan ketiga Januari 2016. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Pasar Johar Sementara bakal dioperasikan pada pekan ketiga Januari 2016. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

METROSEMARANG.COM – Proyek pembangunan Pasar Johar Sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) kini hampir jadi dan siap ditempati. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta Dinas Pasar Kota Semarang untuk memprioritaskan pedagang asli Pasar Johar.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Hanik Khoiru Sholikah, meminta Dinas Pasar Kota Semarang melakukan pendataan dengan benar sehingga seluruh pedagang Pasar Johar dapat tertampung di sana.

“Jumlah pedagang Johar itu sekitar 3.000an. Semua pedagang yang masih berjualan di Pasar Johar yang berada di Jalan Agus Salim harus pindah ke MAJT seluruhnya sehingga nantinya tidak ada dua Pasar Johar di Semarang,” ungkapnya, Kamis (7/1).

Dia mewanti-wanti agar tidak ada penumpang liar yang masuk ke Pasar Johar Sementara mengingat tempat yang digunakan sebagai pengganti Pasar Johar sudah dihitung hampir pas. Dikatakannya pula, bagi pedagang Johar yang sebelumnya memiliki lapak lebih dari satu lapak, maka nantinya harus dijamin mendapatkan sesuai jumlah lapaknya.

“Hanya saja ukurannya berbeda agar semua bisa tertampung. Karena, dari awal Dinas Pasar sudah menghitung jumlah pedagang, terutama yang kena kebakaran. Semisal ada yang punya lima lapak di Pasar Johar yang dulu, akan tetap dapat hanya ukuran yang berbeda karena luasan yang ada sekarang tidak memungkinkan,” pungkasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.