Dewan Puji Ketegasan Dinas Perdagangan Segel Kios Mangkrak

METROSEMARANG.COM – Langkah tegas Dinas Perdagangan Kota Semarang menyegel kios/los pedagang di pasar tradisional diapresiasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Demikian juga pemberian kios/los tersebut kepada pedagang baru.

Penyegelan kios mangkrak yang dilakukan Dinas Perdagangan, Senin (27/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang yang membidangi perekonomian, Danur Rispriyanto mengatakan, penyegelan kios/los tersebut memang harus dilakukan karena tidak difungsikan sebagaimana mestinya oleh pedagang yang memilikinya. Kios/los tersebut justru dibiarkan kosong sehingga mangkrak.

‘’Pedagang yang ingin mendapat kios di pasar itu jumlahnya banyak, tapi ini pedagang yang sudah mendapatkan kios malah justru tidak menggunakannya dengan baik,’’ ujarnya.

Seperti di Pasar bulu terdapat 16 kios/los yang dibiarkan mangkrak tidak digunakan untuk berjualan oleh pedagangnya. Padahal dirinya mengetahui, Pemkot Semarang telah memberikan tenggang waktu yang cukup untuk memberdayakan kios/los tersebut. Ia yakin, di pasar-pasar lainnya juga ada kios/los yang masih dibiarkan kosong oleh para pedagangnya.

Danur juga menyatakan, mendukung langkah Dinas Perdagangan yang kemudian akan memberikan kios/los tersebut setelah disegel kepada pedagang yang baru. Sebab masih banyak pedagang lainnya yang membutuhkan. Jika dibiarkan kosong kios/los tersebut juga rawan disewakan bahkan diperjual belikan secara ilegal.

Sebelumnya, pada Rabu (22/2), Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto bersama tim menyegel 16 kios/los di Pasar Bulu karena dibiarkan kosong dan mangkrak. Hari ini, Senin (27/2), tindakan serupa juga dilakukan pada 82 kios dan los yang dibiarkan mangkrak di Pasar Langgar, Pasar Gayamsari dan Pedurungan. (duh)

You might also like

Comments are closed.