Dewan Siap Fasilitasi Pedagang Kanjengan, Asalkan…

METROSEMARANG.COM – Sejauh ini baru pedagang pancaan yang menyatakan bersedia pindah ke tempat Relokasi Pasar Johar Sementara Blok F di komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Sementara pedagang yang memiliki kios di Pasar Kanjengan blok C dan D belum bersedia direlokasi.

Eksekusi bangunan Pasar Kanjengan blok C dan D, Rabu (23/8). Dewan siap memfasilitasi asalkan pedagang legawa. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Karena itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Slamet Riyanto berharap, agar para pedagang Kanjengan yang kena eksekusi mau menempati tempat relokasi di areal MAJT. Mereka diharapkan mau pindah secara bersama-sama sehingga tetap bisa berjualan.

”Kami berharap agar mereka legawa dan bersabar serta bersama-sama menempati relokasi MAJT. Kalau bersama-sama, maka beban berat bisa dipikul bersama. Dengan bersama-sama mencari pelanggan baru di relokasi juga bisa lebih ringan,” katanya, Selasa (29/8).

Dia mengatakan, bisa memahami apa yang dirasakan para pedagang Kanjengan. Kehilangan tempat berjualan tentu tidak mengenakan. Tetapi kalau bersabar, tetap kompak, dan bersama-sama pindah di tempat yang sudah disediakan pemerintah, pasti beban berat akan menjadi ringan.

Dia menegaskan, pembongkaran bangunan Kanjengan yang mangkrak dan kumuh sudah menjadi ketetapan pengadilan. Nantinya akan dibangun pemerintah menjadi lebih baik dan akan bisa memberikan harapan baru kepada para pedagang.

”Kalau pedagang legawa pindah ke relokasi secara bersama-sama, maka kita Anggota DPRD Kota Semarang siap memfasilitasi apa yang diharapkan para pedagang. Termasuk penambahan sejumlah fasilitas di relokasi MAJT,” tandas politisi PKS ini. (duh)

You might also like

Comments are closed.