Diabetes Tak Kenal Usia, Ada 5 Cara Menghidarinya

Stress Salah Satu Sebabnya

Gejalanya sangat mudah dikenali. Yang paling kentara adalah, mudah lapar, sering buang air kecil dan penurunan berat badan.

GEMUK? Memiliki riwayat orang tua yang terkena diabetes mellitus (DM)? Tidak membiasakan diri bergerak secara aktif?

Tiga hal itu cukup bagi seseorang dengan usia kurang dari 45 tahun untuk dapat terserang DM. Gejalanya sangat mudah dikenali. Yang paling kentara adalah, mudah lapar, sering buang air kecil dan penurunan berat badan.

Solusi terbaiknya adalah istirahat yang cukup dengan tidur tepat waktu, simpan jauh-jauh gadget saat istirahat dan matikan lampu kamar.

DM merupakan sebuah kondisi berkurangnya kadar insulin dalam hal menormalkan kadar gula darah. Insulin tersebut dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Pada orang normal, terdapat hormon insulin dalam jumlah mencukupi sehingga glukosa darah dapat dikendalikan.

Seseorang divonis terserang DM jika memiliki kadar gula dasar melebihi 200 mg/dL. Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung, dokter Tri Ferry Rachmatullah, Sp.PD mengatakan, kadar glukosa dalam darah yang tidak terkendali, akan menyebabkan komplikasi kronik.

“Semisal stroke, kebutaan, serangan jantung mendadak dan kemunduran pada fungsi ginjal,” demikian penjelasan dokter Tri.

Ada cara agar pada usia dengan faktor pemberat itu, seseorang dapat terhindar dari DM. Dokter Ferry memberi istilah “lima pilar” untuk cara tersebut.

1. Diet
Diet yang dimaksud dalam cara ini pada dasarnya adalah mengonsumsi asupan makanan dengan komposisi seimbang. Karbohidrat antara 60-70 persen, protein 10-15 persen dan lemak 20-25 persen. Mengurangi minuman bergula juga perlu dilakukan

2. Latihan Olahraga
Latihan jasmani secara teratur tiga hingga empat kali seminggu, selama kurang lebih 30 menit. Hal itu perlu dilakukan untuk mengendalikan kadar glukosa dalam darah. Agar gula darah terkendali, kadarnya perlu dicek secara rutin.

ilustrasi (sumber: everydayhealth.com)

3. Cukup Istirahat
Karena pekerjaan yang menumpuk atau terlalu sibuk membuat seseorang tak cukup memiliki waktu beristirahat. Tak jarang ditemui orang yang sering begadang. Kebiasaan begadang membuat tubuh memproduksi gula berlebih, sebab tubuh terus melakukan aktivitas yang membutuhkan energi. Inilah yang meningkatkan potensi terkena diabetes. Solusi terbaiknya adalah istirahat yang cukup dengan tidur tepat waktu, simpan jauh-jauh gadget saat istirahat dan matikan lampu kamar.

4. Hindari Stress
Kesehatan fisik dapat terganggu karena stress. Stress juga dapat memunculkan masalah kesehatan lainnya. Maka dari itu, luangkan waktu untuk melepas penat, seperti melakukan hobi, atau berkumpul bersama teman-teman. Cara ini bisa membantu mencegah diabetes.

5. Kurangi Alkohol dan Rokok
Nikotin yang berasal dari rokok lama kelamaan mampu merusak sel pankreas yang memproduksi insulin dan meningkatkan resiko diabetes.

 

sumber: RSI Sultan Agung Semarang
editor: Eka Handriana
You might also like

Comments are closed.