‘Dian Pergi bareng Pria Bertubuh Tinggi’

Jasad korban pembunuhan dievakuasi dari hutan Tinjomoyo. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Jasad korban pembunuhan dievakuasi dari hutan Tinjomoyo. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Kematian Dian Dwi Puryani (30) masih menjadi misteri. Sampai saat ini, polisi belum berhasil mengungkap pelaku pembunuhan ibu dua anak yang ditemukan dalam keadaan setengah telanjang di hutan Tinjomoyo, Gunungpati itu.

Salah seorang kerabat korban, Rukmini (47), akhir-akhir ini Dian terkesan lebih emosional. Wanita yang sudah pisah ranjang dengan suaminya itu kerap marah-marah ketika ada yang mencampuri urusan pribadinya. “Dia perginya tidak pernah pamit sama keluarga. Kalau ditanyain malah marah-marah,” katanya saat ditemui di rumah duka, Rabu (12/11).

Rukmini juga tidak pasti siapa teman dekat keponakannya tersebut. Dian pergi meninggalkan rumah sejak Sabtu (8/11) malam. Menurut Rukmini, Dian terakhir kali pergi dengan seorang pria. “Terakhir saya lihat dia pergi bareng pria bertubuh tinggi pakai celana pendek dan naik motor,” imbuhnya.

Korban diketahui, sudah pisah ranjang dengan suaminya sejak puasa tahun ini. Dari pernikannya, Dia memiliki dua anak, masing-masing berusia 2,5 dan 8 tahun. Rencananya korban akan dimakamkan esok hari di pemakaman setempat.

Seperti diketahui, jasad Dian pertama kali ditemukan oleh Rahmat (22), warga Tinjomoyo, Selasa (11/11) sekitar pukul 17.00. Saat itu saksi bermaksud mencari rumput di tengah hutan Wisata Tinjomoyo, Kecamatan Gunungpati Semarang.

Rahmat merasa curiga dengan benda yang berada di balik semak-semak. Saat didekati, dia mendapati sesosok wanita dalam kondisi setengah bugil. Wanita yang belakangan diketahui bernama Dian Dwi Puryani itu hanya mengenakan kaus cokelat. Mulutnya tersumpal celana dalam dan lehernya dijerat tali BH. Tak jauh dari jasad wanita malang tersebut juga ditemukan jelana panjang jins yang diduga milik korban.

Dugaan sementara, Dian terlebih dulu mengalami kekerasan seksual sebelum dihabisi. Di bagian wajahnya juga terdapat luka lebam bekas pukulan benda tumpul. Kasus ini masih dalam penanganan tim Reskrim Polsek Gunungpati dan Polrestabes Semarang. (yas)

 

You might also like

Comments are closed.