Dibekuk, Sepuluh Orang Pelaku Pencuri Toko Emas Di Semarang

*Empat Diantaranya Wanita

SEMARANG – Polrestabes Semarang telah berhasil mengungkap ulah komplotan penjahat yang dalam aksinya berlagak membeli perhiasan emas di tempat sasaran toko emas Cecak, komplek pertokoan emas, jalan Wahid Hasyim (Kranggan) Semarang.

Penyidik, Senin(19/4) selain meringkus 10 orang dan empat diantaranya wanita, juga  menyita 10  perhiasan berupa kalung senilai  Rp 68.380.000.-, dua mobil rental Sarana kejahatan Toyota New Avanza   merah metalik N 1088 GQ, Daihatsu  Xenia  hitam  metalik BK 1099 GV . Selain itu sebilah pisau  cutter,  kawat serta 10 setel baju.  Ke 10 tersangka sebagian besar dari Sumatera Utara.  Subiantoro(44) asal Serdang Bedagai, Supardi (55) asal Sidoarjo(Jatim), Suharianto (39) asal Serdang Bedagai, Supriadi (32) asal Serdang Bedagai, Susanto (32) asal Sei Malei, Batu Bara,  Agus Hariyanto (36) asal Sragen alamat Kalidoni, Kota Palembang, Ny Aida (21) asal Sei Piring Dusun VII Kab. Asahan, Ny Dina (34) asal Kota Tebing Tinggi, Ny Vina (32) asal Deli Serdang dan Ny Nurjana(27) asal Seberang Ulu, Palembang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar pada gelar kasus, Senin(19/4) menjelaskan terungkapnya ulah komplotan pencuri dari seberang dengan sasaran toko emas bermula dari laporan Harry Sutrisno Wahono (63), pemilik toko emas Cicak, Wahid Asyim Semarang.

Menurut Kapolrestabes yang didampingi Kasat Reskrimnya, AKBP Indra Mardiana sesuai laporan korban  bahwa komplotan pelaku dalam aksinya berlagak membeli. Kemudian, pelaku lain di tengah kesibukan pelayan toko melayani calon pembeli  beraksi mencuri perhiasan dengan cara menggantol pakai kawat setelah mengiris lem perekat kaca estalase. Yang berperan merusak estalase dengan cara menyilet carter  tersangka Subiantoro, yang dikenal sebagai otak. Tersangka Subiantoro dibantu rekannya Supardi .

Walau, ulah mereka cukup rapi dengan berbagi tugas, termasuk  mengamati situasi di sekitar toko emas di komplek pertokoan emas Kranggan, namun bagai  tupai sepandai pandai  meloncat akhirnya jatuh juga. Kedok mereka terbongkar. Dua wanita diantara pelaku Ny Vina dan Aida gagal naik dua mobil bersama suami dan komplotannya yang berhasil membawa kabur 10 perhiasan kalung. Ny Vina dan Ny Aida yang semula mengelak berkomplot mencuri perhiasan   oleh karyawan toko emas diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kedua ibu muda itu yang semula diajak suami untuk berjalan jalan di Jawa setelah terdesak mengakui bersama suami dan rekan rekannya terlibat mencuri.

Dari pengakuan itu, Resmob Polrestabes Semarang dipimpin  Iptu  Reza Arif Hadafi  segera mengumpulkan keterangan saksi dan bukti petunjuk untuk memburu pelaku. Besok harinya, Sabtu(17/4) sekitar pukul 04.00, sebagian besar komplotan pencuri itu diketahui tempat persembunyian di sebuah hotel di Sragen. Mereka segere digrebek dan dibekuk, lalu  diboyong dan dijebloskan di sel Polrestabes Semarang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolrestabes Semarang mengatakan melihat dari kerja mereka dengan berbagi tugas dinilai sudah berpengalaman. Apalagi, ada diantara mereka terlibat kasus serupa baru keluar bersarat dari LP Palembang . Diperkirakan mereka selain beraksi di Semarang juga di daerah lain.

“Dengan dibekuknya para pelaku, kami masih terus mengembangkannya”, tutup Kapolrestabes Kombes Pol Irwan Anwar. (kar)

You might also like

Comments are closed.