Diburu KPK, Budi Supriyanto Tinggalkan Roemani Semarang

METROSEMARANG.COM – Anggota Komisi V Fraksi Partai Golkar Budi Supriyanto diketahui telah meninggalkan rumah sakit Roemani Muhammadiyah Semarang sejak Kamis (10/3) kemarin.

Padahal, yang bersangkutan dilaporkan mangkir dari jadwal pemeriksan kedua penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politikus Golkar itu telah ditetapkan jadi tersangka kasus suap proyek infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun anggaran 2016.

Foto: metrosemarang.com/dok
Foto: metrosemarang.com/dok

Budi diduga telah menerima uang sekitar SGD305.000 dari Direktur PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir. Uang dimaksudkan agar perusahaan Abdul dapat mendapatkan proyek pembangunan jalan. Proyek tersebut diduga berasal dari pos dana aspirasi Budi yang sempat di Komisi V DPR. Kasus ini juga menyeret nama Anggota Komisi V asal Fraksi PDIP Damayanti Wisnu Putranti.

“Sebelum KPK datang ke Roemani Jumat kemarin, Pak Budi terakhir kali menjalani rawat jalan ke sini hari Kamis,” ujar Humas RS Roemani Semarang, Mardliyah, saat dihubungi metrosemarang.com, Sabtu (12/3).

Penyidik KPK yang sempat menyambangi RS Romani sempat menanyai keberadaan tersangka serta riwayat penyakit yang diidap selama ini. Mardliyah mengatakan terakhir kali melihat tersangka menjalani rawat jalan karena menderita penyakit batu ginjal.

“Mereka bertanya soal posisi beliau dan apa saja penyakitnya sampai-sampai harus dirawat di sini,” sahutnya.

Akibat penyakitnya itu, pria yang jadi Ketua Pemuda Pancasila itu sempat dirawat intensif di Ruang VVIP Bangsal Sulaiman Roemani selama dua bulan terakhir. Ia juga keluar masuk rumah sakit karena penyakitnya kambuh.

“Dua bulan terakhir dia dirawat di Ruang VVIP Bangsal Sulaiman dan sering keluar masuk rumah sakit juga,” tegasnya.

Tapi menurutnya, penyakit batu ginjal yang diderita Budi sebenarnya tidak mengganggu jadwal pemeriksaan KPK di Jakarta. Budi, kata dia, telah diizinkan oleh pihak rumah sakit untuk menghadiri pemeriksaan KPK di Jakarta.

Kendati demikian, ia mengaku tak mengetahui apakah tersangka saat ini sudah menjalani pemeriksaan penyidik KPK, atau belum. Sebab, ia tidak lagi memantau aktivitasnya usai keluar dari rumah sakit. “Enggak tahu sekarang di mana. Tapi jelas prosesnya ya seperti itu,” tutupnya. (far)

 

 

You might also like

Comments are closed.