Diduga Mabuk, Pria Ini Tewas Disambar Kereta

METROSEMARANG.COM – Seorang pria berbaju biru celana dan celana jeans pendek warna hitam ditemukan tak bernyawa di samping rel kereta api Jalan Muktiharjo Kidul, Sabtu (25/2) pagi. Saat ditemukan kondisi mayat tersebut mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh.

Proses evakuasi pria yang tewas ditabrak kereta di Muktiharjo, Sabtu (25/2). Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Kepalanya bengkak dan berdarah, pergelangan tangan kanan patah, kaki kanan ada luka sayatan benda tajam,” ujar Sugiyono, anggota Basarnas Kanwil Semarang di lokasi.

Meskipun mengalami luka di beberapa bagian tubuh, wajah pria ini masih dikenali. Terlihat di kepala bercucuran darah yang mulai mengering. Pada bagian kaki kanan juga terlihat darah yang mulai mengering.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Gayamsari, diperkirakan ia sudah tewas sekitar pukul 05.30 tadi. Belakangan diketahui pria tersebut bernama Slamet Fuadi (36) warga Kauman Karangroto RT 011 RW 01, Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Semarang.

Menurut kesaksian Ponoman, warga Muktiharjo, dirinya mengetahui ada mayat tersebut setalah mendengar teriakan dari seorang wanita. “Wong saya tu di luar terus. Tidurnya di luar aja ndak tahu kok Mas kalau nggak mendengar teriakan tadi pagi,” ujarnya.

Belum bisa dipastikan penyebab kematian Slamet. Beberapa warga menduga kalau pria tersebut dalam kondisi mabuk dan terserempet kereta. Kini jasadnya sudah dibawa ke RSUP Dr Kariadi guna dilakukan autopsi. (fen)

You might also like

Comments are closed.