Diet Soda Lebih Bahaya Daripada Soda Biasa

image
Ilustrasi

Dalam soda memang terkandung kadar gula yang amat tinggi. Tingginya kadar gula dalam minuman ini membuatnya menjadi minuman yang sering dituding sebagai penyebab obesitas, diabetes dan masalah kesehatan lain di berbagai negara di dunia.

Hal ini menyebabkan masyarakat yang ingin mengonsumsi soda tapi tidak ingin tubuhnya bertambah gendut kemudian memilih diet soda. Padahal, diet soda tidak lebih aman dari soda biasa. 

Menurut Isaac Eliaz, seorang pakar kesehatan dan pendiri Amitabha Medical Clinic and Healing Center di Sebastopol, California, diet soda, permen sugar-free, permen karet dan makanan berlabel low sugar sebenarnya mengandung banyak pemanis buatan sebagai pengganti gula, antara lain sucralose, aspartame, acesulfame K, dan neotame.

Soal aman dan tidaknya pemanis buatan ini untuk kesehatan masih menjadi kontroversi dan seringkali menyebabkan konflik kepentingan di antara para produsen makanan. Namun, menurut sebuah penelitian mandiri, pemanis buatan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan dan metabolisme, seperti kenaikan berat badan, penyakit syaraf, nyeri, masalah pencernaan, sakit kepala, depresi, peradangan, keracunan, kanker, dan lain-lain.

Lalu bagaimana solusinya? Sebisa mungkin, hindari soda dan diet soda. Namun jika Anda benar-benar ingin minum soda, cobalah untuk mengonsumsi soda yang zero-calorie atau soda fermentasi seperti Bionade. Jangan tertipu iming-iming produsen minuman soda besar sekalipun. (ren)

You might also like

Comments are closed.