Digathaki Agen TKI, Belasan Wanita asal NTT Kabur dari Penampungan

image

SEMARANG – Merasa ditipu, belasan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang di kelola PT. Graha Indra Wahana Perkasa asal Sumba Nusa Tenggara Timur melarikan diri dari tempat penampungan di Jalan Sri Rejeki Raya 30 Semarang, Sabtu (27/9) Siang. Calon TKI yang berjumlah 19 orang wanita itu nekat naik pagar setinggi 3 meter dan lari menuju Polsek Semarang Barat tanpa mengenakan alas kaki.

Salah seorang TKI Lusia Baukameti. (20) warga Desa Umboriri, Sumba NTT mengatakan, ia nekat kabur bersama ke-18 temannya karena sudah tidak tahan diberi janji-janji palsu oleh pihak pengelola tenaga kerja tempat ia ditampung.

“Di sana kami tidur di lantai, tidak boleh membawa handphone. Kami di janjiin hanya 21 hari di Semarang, tapi ini sudah lewat dua bulan,” tuturnya saat ditemui di Mapolsek Semarang Barat, Minggu (28/9) siang.

Karenanya, Lusia bersama teman-temannya nekat melarikan diri. Menurut pengakuan Lusia, di tempat penampungan masih ada sekitar 20an orang Sumba yang gagal ikut melarikan diri karena ketahuan oleh penjaga.

Lusia diberangkatkan dari tempat asalnya tanggal 15 Juni lalu. Awalnya sempat dibawa ke Kupang selama sebulan sebelum akhirnya dikirim ke Semarang.

Sementara, Kepala Bidang Hukum Indonesia Police Watch (IPW) Rudi Kabunang mengaku geram dengan tindakan pengelola yang menelantarkan puluhan calon TKI asal Sumba tersebut. “Kami mengharapkan kepolisian mengusut tuntas, karena diduga juga ada manipulasi data. Kemungkinan masih banyak calon TKI yang berumur di bawah 17 tahun,” tandasnya. (yas)

You might also like

Comments are closed.