Dijadikan Tempat Inap, Satpol PP Segel 7 Kios di Pasar Manyaran

Petugas Satpol PP Kota Semarang menyegel 7 kios di Pasar Manyaran, Kamis (26/11). Foto: metrosemrang.com/ade lukmono
Petugas Satpol PP Kota Semarang menyegel 7 kios di Pasar Manyaran, Kamis (26/11). Foto: metrosemrang.com/ade lukmono

METROSEMARANG.COM – Sebanyak tujuh kios di Pasar Manyaran disegel petugas Satpol PP Kota Semarang karena menyalahi terkait aturan dan ketentuan izin dagang. Penyegelan tersebut dilakukan dengan cara memasang gembok dan memasang pita kuning.

Kasi Ketertiban dan Penyuluhan Dinas Pasar Kota Semarang, Supriyo Burham mengakui telah melakukan penyegelan sebanyak tujuh kios Pasar Manyaran lantaran para pemilik kios menyalahi aturan atau ketentuan Perda nomor 9 tahun 2013 pasal 38 poin D terkait izin dagang.

“Semua pemegang izin dilarang bertempat tingal atau menginap di pasar atau ditempat jualan. Namun berdasarkan kenyataan, para pemilik kios malah menjadikan tempat singgah. Hal ini merupakan larangan,” ungkapnya, Kamis (26/11) kemarin.

Sebelum melakukan penindakan penertiban dengan cara penyegelan, petugas telah memberikan peringatan kepada para pemilik kios yang melanggar. Bahkan, peringatan tersebut diklaim sudah dilakukan sejak setahun sebelumnya. “Tapi mereka masih bandel dan tidak mau menggunakan kios itu sesuai peruntukannya,” tegasnya.

Menurutnya, dilokasi pasar Manyaran terdapat belasan kios yang akan disegel karena melanggar izin tersebut. Namun para pemilik kios berhasil mengelabuhi petugas dengan cara mengubah tempat tersebut menjadi tempat berjualan seperti sebelumnya.

“Kalau dari data kami, ada sebanyak 19 kios yang melanggar. Tapi pada saat hari penyegelan, mereka sudah ada yang mengisi kios itu dengan barang dagangan. Kalau jumlah total sebanyak 56 kios dan yang aktif hanya 24 kios,” ungkapnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.