Dikeroyok Kakak Kelas, Siswi SD Opname di Rumah Sakit

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Kasus kekerasan yang dialami KS (10) ini sudah seharusnya menjadi peringatan bagi orang tua dan pengajar. Siswi kelas 5 SD Islam Al Madina tersebut dianiaya kakak kelasnya yang tak terima karena kalah dalam perlombaan cerdas cermat. Akibatnya, gadis belia itu mengalami sejumlah luka dan trauma.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (17/12). Saat itu, sekolah yang beralamat di Sampangan Semarang tersebut mengadakan lomba cerdas cermat yang diikuti siswa kelas 5A dan kelas 6B. Perlombaan itu dimenangkan kelas 5A.

Diduga lantaran tak terima dengan kekalahan tersebut, sejumlah siswa kelas 6B mendatangi kelas 5A dan terjadilah aksi bar-bar itu. “Saya tidak habis pikir kenapa anak saya bisa menjadi korban pengroyokan hanya karena kelasnya menang lomba,” tutur ibu korban MT saat mengadu ke Mapolrestabes Semarang, Rabu (17/12) malam.

Menurut pengakuan anaknya, pengeroyokan dilakukan oleh tiga murid laki-laki kelas 6B. Akibat aksi kekerasan tersebut, korban mengalami sesak di bagian dada dan pusing di kepala akibat ditendang secara bergantian. Bahkan sampai sekarang korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Anak saya masih kecil, di sekolah untuk belajar bukan untuk jadi korban kekerasan,” imbuh warga Gunungpati itu.

Tak terima terhadap aksi kekerasan yang menimpa anaknya, ibu korban memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Laporan itu dituangkan dalam LP/B/1961/XII/2014/Jtg/Restabes, dan saat ini masih ditangani unit PPA Polrestabes Semarang. (yas)

activate javascript

You might also like

Comments are closed.