Dikeroyok Sampai Bonyok, Ahmad Opname di Rumah Sakit

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Ahmad Adhana (38) harus melewatkan beberapa hari di rumah sakit akibat pengeroyokan yang dilakukan lima pemuda. Warga Kanalsari Timur Semarang itu dipukuli dan dikepruk botol hingga tak sadarkan diri saat nongkrong di warung dekat rumahnya.

Ahmad menuturkan, pengeroyokan itu terjadi pada Senin (8/9) silam. Selepas maghrib, dia didatangi kelima pelaku saat sedang berada di warung. Tanpa banyak bertanya salah seorang pelaku langsung memukul kepala korban. “Mereka langsung mengeroyok saya, bahkan ada yang menggunakan botol,” kata dia saat melapor ke SPKT Polrestabes Semarang (29/9) Siang.

Korban mengenali para pelaku, yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Mereka adalah Ad, Den, An, Iw dan AS.  Setelah mengeroyok, kelima pelaku langsung meninggalkan korban yang sudah tak sadarkan diri. Beruntung, warga yang melihat kejadian tersebut langsung membawa korban ke Rumah sakit terdekat.

“Saat saya sadar, saya sudah berada di rumah sakit. Saya harus menjalani beberapa hari perawatan karena luka di kepala dan di sekujur tubuh,” imbuhnya.

Tak hanya luka, korban pun tak bisa mencari nafkah karena harus opnam di rumah sakit. Tak terima dengan perlakuan tetangganya, Ahmad akhirnya melaporkan kasus tersebut ke polisi. (yas)

You might also like

Comments are closed.