Dikira Besi Rosok, Mortir Tua Tersangkut di Jaring Nelayan Tanjung Emas

Ilustrasi. Penemuan mortir di Kali Babon, Februari 2015. Mortir yang hampir sama ditemukan di perairan PRPP, Rabu (27/5) sore. Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi, penemuan mortir di Kali Babon, Februari 2015. Mortir yang hampir sama ditemukan di perairan PRPP, Rabu (27/5) sore. Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG – Warga Kampung Tambaklorok, Kelurahan Tanjungmas dibuat heboh dengan berita temuan mortir, Rabu (27/5) sore. Mortir tersebut ditemukan oleh Muhadi (53) warga Gang Randu, Tambaklorok saat mencari ikan di kawasan pantai PRPP.

Menurut penuturan Muhadi, mortir tua itu ditemukan sekitar pukul 16.00. Saat itu, dia merasakan benda berat tersangkut di jaringnya. “Saya angkat, ternyata ada benda itu (mortir-red),” kata dia, Kamis (28/5).

Senjata artileri itu selanjutnya diangkat dan dibungkus kaos. Takut meledak, Muhadi merendam temuan tersebut di dalam sungai yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya. “Berat banget, panjangnya sekitar 30 cm,” bebernya.

Keesokan hari, Muhadi baru melaporkan temuan tersebut ke Polrestabes Semarang dan diteruskan ke Tim Gegana Brimob Polda Jateng. Senjata yang memiliki daya ledak tinggi itu kemudian dibawa petugas untuk diamankan. (yas)

 

 

You might also like

Comments are closed.