Diperiksa sebagai Tersangka, Eks Sekretaris KONI Masih Melenggang

Suhantoro usai menjalani pemeriksaan di Kejari Semarang, Rabu (1/4). Foto: metrosemarang.com/sunu wibiakso
Suhantoro usai menjalani pemeriksaan di Kejari Semarang, Rabu (1/4). Foto: metrosemarang.com/sunu wibiakso

SEMARANG – Penyidik Kejari Semarang mulai melakukan pemeriksaan terhadap Suhantoro sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan dana hibah KONI Kota Semarang, Rabu (1/4). Sekretaris KONI periode 2011-2013 itu masih dibiarkan melenggang, setelah menjalani pemeriksaan sekitar enam jam.

“Pemeriksaan Suhantoro dimulai pada pukul 10.30. Pada proses pemeriksaan kali ini, kerugian negara belum dapat dipastikan. Sedianya audit akan dilakukan oleh BPKP Jawa Tengah,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Semarang, Sutrisno Margi Utomo.

Pada pemeriksaan perdana sebagai tersangka ini, penyidik belum melakukan penahanan terhadap Suhantoro. Sebelumnya, Kepala UPTD Kasda Kota Semarang itu juga pernah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Djodi Aryo Setiawan.

Hari ini, Djodi sedianya juga menjalani pemeriksaan. Namun, mantan Bendahara KONI itu absen dengan alasan sakit.

Suhantoro saat dihampiri oleh wartawan selepas pemeriksaan tak banyak merespons terkait dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan penyidik Kejari. “Waduh, saya lupa pertanyaannya apa saja. Saya sudah capek, mau segera pulang,” tukas Suhartono sambil menghidupkan sepeda motor berplat merah.

Suhantoro ditetapkan sebagai tersangka sejak 24 Maret 2015. Dalam kasus ini, dia berperan sebagai pengelola anggaran. KONI Semarang mendapatkan anggaran dana hibah dari APBD Perubahan 2012 sebesar Rp 7,964 miliar dan pada 2013 mendapat kucuran Rp 12 miliar. Dana antara lain digunakan untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi Jateng di Banyumas untuk 42 cabang olahraga. (snu)

 

You might also like

Comments are closed.