Disebut Dukung Ganjar, Gusdurian: Kami Tetap Non Politik Praktis

METROSEMARANG.COM – Jaringan pengagum KH Abdurahman Wahid yang tergabung dalam komunitas Gusdurian berang dengan pernyataan yang dilontarkan Husein Syifa terkait dukungan terhadap paslon nomor urut 1, Ganjar Pranowo-Taj Yasin saat Rakorwil PPP berlangsung di Hotel Semesta, Senin (19/2) kemarin.

Dua Paslon Pilgub Jateng menggelar kampanye damai di Semarang, Minggu (18/2). Gusdurian menolak terlibat dalam politik praktis dan siap mendukung pelaksanaan pilkada damai. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Husein ketika berbicara dihadapan ratusan kader partai berlambang Kabah itu mengaku menjadi bagian dari Gusdurian Jawa Tengah.

Chumaedy Yusuf, Presidium Gusdurian Jawa Tengah secara tegas meminta kepada semua pihak yang mencatut Jaringan Gusdurian dalam aktivitas politik praktis untuk mengklarifikasi dan tidak lagi menggunakan nama komunitas tersebut. Termasuk simbol-simbolnya dalam kegiatan politik praktis.

Perlu diketahui, lanjut Chumaedy bahwa Jaringan Gusdurian adalah wadah penerus perjuangan Gusdur yang bergerak di ranah kultural dan non politik praktis dengan berlandaskan sembilan nilai utama Gusdur.

Jaringan Gusdurian ada di berbagai pelosok daerah di Indonesia salah satunya Jawa Tengah.

“Maka dari itu, kami, atas nama Presidium Gusdurian Jawa Tengah, menyatakan tetap setia di ranah kultural dan non politik praktis,” urainya, dalam keterangan yang didapat metrosemarang.com, pada Selasa (20/2).

Menurutnya Gusdurian Jawa Tengah tidak terlibat dukung mendukung kandidat manapun.

Lebih jauh lagi, Gusdurian tetap mendukung penyelenggaraan Pilkada yang tertib, aman, dan harmonis, demi terpilihnya pemimpin yang amanah sesuai pilihan masyarakat Jawa Tengah

Para calon gubernur dan pasangannya mengadakan berbagai sosialisasi terkait visi, misi, dan program unggulan kepada masyarakat menggunakan berbagai media, mulai kampanye di tempat-tempat umum, kampanye di media massa, kampanye di media sosial, dan lain sebagainya.

“Bagaimana pun, kegiatan kampanye tetaplah harus menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kejujuran,” pungkasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.