Dishub akan Terapkan ‘Parkir Meter’ Mulai 2016

Retribusi parkir belum memberi pemasukan maksimal. Dishub berencana menerapkan parkir berlangganan mulai tahun depan. Foto: metrosemarang.com/dok
Retribusi parkir belum memberi pemasukan maksimal. Dishub berencana menerapkan parkir berlangganan mulai tahun depan. Foto: metrosemarang.com/dok

 

METROSEMARANG.COM – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang akan menerapkan ‘Parkir Meter’ pada 2016 mendatang. Hal ini dilakukan agar retribusi parkir bisa tepat sasaran dan langsung diterima pemerintah.

Dijelaskan oleh Kepala Dishubkominfo Kota Semarang, Agoes Harmunanto, Parkir Meter merupakan inovasi pembayaran parkir dengan menggunakan kartu langganan. Rencananya, penggunaan kartu pembayaran parkir ini baru akan diterapkan pada area pusat kota, seperti daerah Simpang Lima, Gajah Mada, Pahlawan, Mataram dan sekitarnya.

“Kadi nanti konsepnya berlangganan. Tinggal menunjukkan kartu yang mirip ATM saja seperti yang sudah diterapkan di Jakarta dan Bandung,” kata dia, Rabu (18/11).

Dia mengatakan, inovasi ini penting mengingat target retribusi parkir di Kota Semarang selalu berada di bawah target. Agoes mengatakan, dari target Rp 3,7 miliar, baru tercapai sekitar 75 persen. “Namun sampai saat ini kami masih berusaha hingga akhir tahun mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Muallim mendorong Dishub untuk mencapai target retribusi parkir. “Selama ini, Dishub selalu gagal mencapai target yang dia tetapkan sendiri. Mau sampai kapan? Harus ada langkah baru ke depannya agar target bisa tercapai,” tuturnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.