Disnaker Ungkap Ada Perusahaan Tolak KTP Sementara

METROSEMARANG.COM – Penolakan terhadap Kartu Tanda Penduduk (KTP) sementara terjadi pada seorang pelamar kerja di Kota Semarang. Meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyatakan fungsinya sama bisa digunakan apa saja seperti e-KTP yang asli.

Wali Kota Hendrar Prihadi meninjau pelayanan data kependudukan sehari langsung jadi yang digelar Disdukcapil di Kelurahan Tlogosari Kulon, Pedurungan, Selasa (21/3). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hal itu diungkapkan sendiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang, Iwan Budi Setiawan, Kamis (13/4). Ia mengungkapkan, ada masyarakat yang melaporkan ditolak lamaran pekerjaannya oleh perusahaan hanya karena menggunakan KTP sementara.

‘’Orang tersebut menyampaikan laporan melalui LaporHendi bahwa telah melamar pekerjaan di instansi Go-Jek. Tapi hanya gara-gara menggunakan KTP sementara perusahaan Go-Jek menolak,’’ terangnya.

Namun pihaknya mengaku, tidak memiliki hak untuk memberikan sanksi atau teguran terhadap perusahaan atau instansi yang menolak penggunaan KTP sementara. Sebab alasannya pihaknya hanya bisa menyampaikan kepada perusahaan bahwa KTP sementara tersebut  tetap berlaku.

‘’(Penolakan) Itu bukan urusan kami, kami hanya menyampaikan ke perusahaan KTP sementara itu berlaku karena blanko e-KTP masih kosong,’’ katanya.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang sendiri, telah menyebutkan bahwa daftar tunggu masyarakat yang membuat e-KTP ada sekitar 120 ribu penduduk. Dari jumlah tersebut di bulan ini baru dikirim blanko e-KTP 10 ribu dari pemerintah pusat. Sisanya belum diketahui akan dikirim kapan oleh pemerintah pusat. (duh)

You might also like

Comments are closed.