Disperindag Beri Label Khusus untuk Apel yang Aman Dikonsumsi

Ilustrasi Foto Metrojateng/MJ-01
Ilustrasi
Foto Metrojateng/MJ-01

Larangan apel impor membuat konsumen Semarang was-was.

SEMARANG – Pelarangan penjualan apel impor berjenis Granny Smith dan Gala tidak terlalu berimbas pada penjualan apel impor di Pasar Johar Semarang. Menurut beberapa penjual, di kiosnya tidak terdapat yang dilarang untuk dijual.

Seorang distributor buah di Pasar Johar, Wayan, mengaku tidak merasakan dampak yang signifikan setelah pemberitaan larangan penjualan apel impor. “Kebanyakan di sini dijual apel Washington. Penjualannya pun relatif stabil,” terang dia.

Larangan apel impor ini juga membuat konsumen merasa was-was. “Saya pilih apel lokal saja untuk berjaga-jaga. Saya khawatir membeli apel impor meskipun berbeda jenis dengan apel yang dilarang,” tutur Marni, salah seorang pembeli di Pasar Johar.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang dan Disperindag Jawa Tengah telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa supermarket dan swalayan pada Kamis (29/1) lalu.

Untuk menanggulangi ketakutan warga terkait apel yang dijajakan aman atau tidak aman, pengusaha diminta untuk memberikan tanda. “Di dekatnya diberi tulisan Apel Ini Aman untuk Dikonsumsi,” kata Kepala Disperindag Kota Semarang Nurjannah.

Larangan penjualan apel berjenis Granny Smith dan Gala oleh Kementrian RI dengan alasan adanya bakteri berbahaya, yakni Listeria Monocytogenes di dalam apel tersebut. (ade)

You might also like

Comments are closed.