Disulap Jadi Tempat Eduwisata, BBI Mijen Butuh Rp 6 Miliar

METROSEMARANG.COM – Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Semarang  ingin membuat Balai Benih Ikan (BBI) di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen sebagai  tempat destinasi eduwisata. Nantinya di lahan seluas 2 hektare itu akan dilengkapi fasilitas pemancingan yang asri dan wahana bermain anak.

Lomba mancing di BBI Mijen, Minggu (30/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

‘’Kami akan sinergi dengan Dinas Pertanian untuk mengembangkan menjadi tempat wisata pendidikan. Kami perkirakan membutuhkan anggaran kurang lebih sekitar Rp 6 miliar,’’ kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Semarang, I Gusti Made Agung, Minggu (30/4).

Menurut Made, BBI akan dikonsep menjadi tempat multifungsi. Selain tetap untuk pusat balai benih ikan dan tempat penelitian budidaya ikan bagi para mahasiswa, juga akan disediakan fasilitas sawah dan kebun untuk pusat pembibitan berbagai tanaman hias.

‘’Sehingga nantinya pengunjung, terutama para orang tua mengajak anak-anaknya, bisa menikmati liburan asyik sekaligus menikmati pengetahuan budidaya ikan dan pembibitan tanaman hias,’’ ujarnya.

Detail Engineering Design (DED) untuk pengembangan BBI sudah ada. Di 2018 sudah dianggarkan sebesar Rp 5 miliar untuk menambah kolam-kolam. Selain itu, pihaknya juga meminta bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 1 miliar.

Ia menilai, balai benih tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan karena letaknya strategis. Sehingga tentunya, ini akan mendukung pengembangan Kota Semarang yang saat ini harus banyak menciptakan tempat destinasi wisata baru.

‘’Balai benih ini akan menjadi destinasi wisata tanpa menghilangkan fungsi balai benih. Kami akan menambah berbagai fasilitas pendukung yang lebih asri, misalnya kolam pemancingan gazebo-gazebo, maupun fasilitas lainnya,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.