Ditinggal Nonton Dugderan, Warung Suparmi Kobongan

METROSEMARANG.COM – Empat warung makan yang berada di samping Stadion Citarum Semarang Timur ludes dilalap api, Kamis (25/5) pukul 16.00 WIB. Warung yang terbakar tersebut hanya berjarak selemparan batu dari RS Panti Wilasa.

Kebakaran warung di samping Stadion Citarum, Kamis (25/5) sore. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Suparmi seorang pemilik warung mengaku kaget tatkala mendapati warungnya ludes disambar si jago merah. Ia mengatakan baru saja pulang dari menonton perayaan Dugderan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

“Tadi lagi nonton Dugderan, warungnya saya tutup. Tapi saya kaget kalau dikasih kabar warungnya kebakaran,” akunya.

Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, tapi kejadiannya menyita perhatian warga setempat.

Informasi yang dihimpun, para pemilik warung menanggung kerugian jutaan rupiah. Diduga kuat kebakaran dipicu korsleting listrik di salah satu warung.

Totok seorang saksi mata awalnya melihat kepulan asap pekat dari warung nasi bungkus yang kebetulan dalam kondisi kosong. Saat itu, tanpa diduga percikan api langsung menyambar bangunan warung serta merembet ke warung-warung yang ada di sebelahnya.

“Lama-kelamaan percikan api langsung jebluk dan terbakar,” ungkap warga Bugangan ini.

Kobaran api yang membesar sontak membuat warga panik. Mereka kemudian melapor ke Polsek Semarang Timur untuk diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran.

Sebagian warga berusaha menyelamatkan barang-barang di warung sembari memadamkan api dengan alat seadanya. Petugas pemadam kebakaran setibanya di lokasi mengerahkan lima mobil penyemprot air untuk menjinakkan api.

Sedangkan Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Widyas W Sampurna, masih mengumpulkan keterangan warga untuk menyingkap kronologi kebakaran di empat warung itu. “Masih diselidiki,” terangnya. (far)

You might also like

Comments are closed.