Dituding Bikin Onar, Dua Pelajar SMK Digelandang Polisi

METROSEMARANG.COM – Dua pelajar diamankan dari lokasi perayaan kelulusan siswa SMA/SMK sederajat di Jalan Pandanaran II, Sabtu (7/5). Mereka disinyalir menjadi provokator dan dikhawatirkan bisa memicu keributan.

Salah seorang siswa diamankan polisi saat perayaan kelulusan di Jalan Pandanaran II. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Salah seorang siswa diamankan polisi saat perayaan kelulusan di Jalan Pandanaran II. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Perayaan kelulusan dua sekolahan SMK 8 dan SMK 4 di Jalan Pandanaran II yang letaknya berhadap-hadapan membuat jalanan macet. Pasalnya, ratusan siswa memadati luar gerbang masing-masing sekolahan dan memarkirkan kendaraannya di dua sisi jalan.

Melihat kondisi yang mengganggu ketertiban umum, Kepala Sekolah SMK 4 Kota Semarang Felix Yuniarto turun tangan langsung untuk membubarkan aksi para pelajar tersebut. Benturan fisik pun tak terelakkan saat Falix mencoba mengusir para siswa dari lokasi depan gerbang SMK 4.

“Perayaan itu (corat-coret) yang pasti tidak boleh, makanya saya minta untuk pergi,” kata Felix saat ditemui di depan SMK 4, Sabtu (7/5) sore.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya menggandeng aparat kepolisian untuk menjaga kondusivitas di lingkungan sekolah. “Iya, kita kerjasama dengan kepolisian,” tandasnya.

Di lokasi perayaan depan SMK 4, Felix dibantu pihak kepolisian berhasil mengamankan dua siswa yang menjadi provokator yang dikhawatirkan menimbulkan kericuhan. “Kita amankan provokator, takutnya nanti pada gelut,” kata R Justinus petugas kepolisian yang menggelandang dua pelajar itu ke atas truk. (din)

You might also like

Comments are closed.