Dofir Kesulitan Cari Pendamping Hari Nur

Pemain-pemain seleksi PSIS belum ada yang memenuhi kriteria striker ideal yang diinginkan M Dofir. Foto Metrosemarang
Pemain-pemain seleksi PSIS belum ada yang memenuhi kriteria striker ideal yang diinginkan M Dofir. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Performa striker lokal Semarang belum cukup memuaskan M Dofir. Dengan stok penyerang terbatas, pelatih PSIS itu masih kesulitan menemukan calon pendamping Hari Nur Yulianto untuk mengisi lini depan skuat besutannya.

Setelah melakukan seleksi selama enam hari, tim pelatih PSIS akhirnya memutuskan hanya mempertahankan 37 pemain. Mereka terdiri dari 24 pemain dari klub lokal Semarang dan 13 pemain non-Semarang. Namun, dari sejumlah pemain yang lolos tersebut, lini serang menjadi pos yang paling sedikit mengirimkan wakilnya.

“Sampai saat ini, kami masih kesulitan mencari striker karena stok yang tersedia memang terbatas. Pemain yang datang dari luar Semarang juga lebih didominasi gelandang dan bek,” kata Dofir usai memimpin seleksi di Stadion Jatidiri, Minggu (28/12) pagi tadi.

Sejauh ini, hanya ada empat penyerang lokal Semarang yang masih dipertahankan, dua di antaranya adalah Dewangga (USM) dan Rudi Ravanelli (Biprada). Dua nama inilah yang terlihat cukup menonjol dibanding penyerang lainnya.

Hanya saja, Dofir menyebut stok penyerang yang masih tersisa belum berada di level yang dia harapkan. “Mereka masih terlalu muda, meski secara kualitas memang cukup menjanjikan,” tutur pelatih 46 tahun ini.

Dofir berharap bisa menemukan sosok striker yang secara kualitas tidak berbeda jauh dengan Hari Nur. Penyerang yang musim kemarin menjaringkan 14 gol itu bakal menjadi andalan di lini depan setelah resmi diikat manajemen Mahesa Jenar.

“Kami punya stok gelandang yang berlimpah, dengan kemampuan yang nyaris sama. Semoga saja ada striker berpengalaman yang datang dalam tahap seleksi berikutnya,” harap Dofir. (twy)

You might also like

Comments are closed.